PPKM Darurat Tangsel

Petugas Gabungan Segel Kafe dan Warnet di Pamulang karena Melanggar PPKM Darurat

Petugas gabungan di Pamulang bertindak tegas pada kafe dan warnet yang nekad melanggar PPKM Darurat. Tempat yang jadi lokasi nongkrong itu disegel.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Petugas Gabungan Segel Kafe dan Warnet di Pamulang karena Melanggar PPKM Darurat
Warta Kota/Budi Malau
Karena kedapatan melanggar PPKM darurat dengan masih membuka tempat usaha melewati batas waktu, satu kafe dan satu warung internet di Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, disegel petugas, Minggu (11/7/2021) malam.

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Petugas gabungan di wilayah Pamulang menyegel satu kafe dan warnet yang bandel melanggar PPKM darurat, Minggu (11/7/2021) malam, karena membuka tempat usaha melewati batas waktu.

Kafe yang disegel adalah Cafe Kopi Tepi Jalan di Jalan Surya Kencana, Kelurahan Pamulang Barat. Sementara warnet yang disegel adalah Warnet Bisnet di Jalan Setiabudi, juga di Pamulang Barat.

Penyegelan dilakukan sampai selesainya masa PPKM darurat 20 Juli mendatang.

Baca juga: PPKM Darurat Jakarta: Terjadi Penumpukan di Lokasi Penyekatan Simpang Fatmawati, Ini Langkah Polisi

Hal itu dikatakan Kapolsek Pamulang Kompol Sujarwo, Senin (12/7/2021). Menurut Sujarwo sejumlah warga di kafe dan warnet yang kedapatan tak mengenakan masker juga diberi sanksi berupa push-up.

"Penyegelan dan sanksi push-up ini diharapkan menyadarkan pelaku usaha dan warga, betapa pentingnya menjaga prokes dan mentaati aturan PPKM darurat," kata Sujarwo.

Sebab dengan kesadaran dan ketaatan masyarakat atas PPKM darurat, akan menekan penyebaran Covid-19. "Penyegelan dilakukan aparat Satpol PP Tangsel sesuai kewenangannya yang dalam operasi dipimpin Kasi Trantib, Maratua Siregar," kata Sujarwo.

Baca juga: Operasi Penyekatan PPKM Darurat di Parung, 63 Kendaraan Disuruh Putar Balik

Sujarwo memastikan bahwa di masa PPKM darurat ini pihaknya bersama unsur 3 pilar dan Tim Pemburu Covid-19 Pamulang akan rutin menggelar Operasi Yustisi Gabungan Dalam Rangka PPKM Mikro Darurat dan Penegakan Prokes.

"Personel gabungan yang kami turunkan dalam operasi semalam sekitar 30 personel dari Polsek Pamulang, TNI, Satpol PP dan Dishub," kata Sujarwo.

Selain melakukan penyegelan tempat usaha dan kuliner yang melanggar PPKM darurat dengan melewati batas jam operasi pukul 20.00, kata Sujarwo petugas juga mensosialisaikan ketentuan Surat Edaran Keputusan Mendagri, dan Walikota Tangsel kepada pengelola dan pemilik usaha.

"Kami juga menghimbau kepada pedagang kuliner agar pada pukul 20.00, segera menutup usahanya sesuai aturan PPKM Darurat," katanya.

Baca juga: Camat Balaraja Sesali Masih Ada Warga yang Abai Protokol Kesehatan saat PPKM Darurat

Tujuannya kata Sujarwo agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meningkat.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved