Breaking News:

PPKM Darurat

Hari Pertama Pemberlakuan SRTP, Calon Penumpang KRL Diminta Membawa Kelengkapan Dokumen

Hari Pertama Pemberlakuan Surat Tanda Registrasi Pekerja (SRTP), Calon Penumpang KRL Diminta Membawa Kelengkapan Dokumen

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Suasana Pemeriksaan STRP bagi Calon Penumpang di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi pada Senin (12/7/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI UTARA - PT KAI Commuter kembali menyesuaikan layanan dan operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter mulai 12 Juli 2021.

Penyesuaian tersebut tercantum dalam SE Kemenhub Nomor 50 Tahun 2021 terkait perjalanan kereta api.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan terhitung mulai hari ini, Senin (12/7/2021) seluruh masyarakat yang menggunakan KRL adalah mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal dan wajib menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Salah satu calon penumpang KRL, Bunga (27) mengatakan bahwa pemberitahuan mengenai pemberlakuan STRP sudah ia ketahui sejak kemarin, Minggu (11/7/2021).

Oleh karena itu, dirinya sudah mempersiapkan STRP dari perusahaannya.

"Ya, saya sudah tahu dari kemarin kalau ingin naik KRL harus bawa surat STRP itu, sudah diinformasikan dari kantor juga. Makanya dari kemarin saya sudah minta ke pihak perusahaan," ujarnya kepada Warta Kota pada Senin (12/7/21).

Dirinya yang bekerja bekerja di sebuah perusahaan jasa distribusi oksigen untuk rumah sakit itu hendak menuju kawasan Jababeka Cikarang.

"Saya ini mau kerja ke daerah Cikarang Jababeka, saya kerja di bagian penyedia jasa distribusi oksigen untuk rumah sakit," ujarnya.

Baca juga: Terbaru, KRI Teluk Youtefa-522. Berjenis Landing Ship Tank dan Bisa Angkut 360 Prajurit dan 120 ABK

Hal serupa juga disampaikan, Toni (25).

Dirinya yang hendak melakukan interview pada perusahan telekomunikasi di Jakarta Pusat itu sudah membekali diri dengan surat keterangan dari pengurus RT dan RW.

"Hari ini saya mau interview, makanya saya belum dapat surat keterangan kerja dari perusahaan," ujarnya.

Alhasil, petugas memberikan pertimbangan agar Toni meminta surat keterangan dari pihak RT atau RW tempat ia tinggal.

"Tadi saya sempat bingung harus bagaimana, terus sama petugas diarahkan buat minta surat keterangan dari RT dan RW," ucapnya. (m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved