Breaking News:

Pandemi Virus Corona

Wahidin Halim Imbau Pedagang Obat dan Oksigen tak Manfaatkan Situasi Pandemi Virus Corona

Gubernur Banten Wahidin Halim mengimbau produsen, pedagang, maupun warga untuk tidak memanfaatkan situasi meningkatnya kasus Covid-19.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
istimewa
Gubernur Banten Wahidin Halim meminta para pedagang obat, oksigen di berbagai level untuk tak mencari keuntungan. 

Kemudian, Tim Wartakotalive.com mencoba meminta kontak yang bisa di wawancarai melalui sambungan telepon kepada Agus, untuk mengonfirmasi informasi kelangkaan oksigen saat ini.

Setelah satu jam menunggu kepastian, Agus meminta tim Wartakotalive.com untuk meninggalkan kontak telepon, agar nantinya pihak PT Nisson Indonesia yang akan memberi informasi selanjutnya seperti apa.

Baca juga: Anies Gandeng Tentara untuk Isi Ulang dan Distribusi Tabung Oksigen

Menurut Agus, PT Nisson Indonesia merupakan distributor pertama oksigen langsung dari pabrik.

Nantinya PT Nisson Indonesia ini yang akan mendistribusikan kepada agen penjual oksigen. 

Pendistribsian oksigen tidak hanya untuk agen penjual di wilayah Jabodetabek, namun juga sampai keluar pula Jawa, yaitu Kalimantan.

Melalui pantauan Wartakotalive.com di hari kedua meliput, sekitar pukul 12.00 WIB ada beberapa petugas Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang yang datang untuk memantau ketersediaan oksigen. 

Beberapa pejabat pemkot seperti  Sekretarian Daerah (Sekda) dan juga kepala Camat Neglasari, Tangerang Tubagus Sani Soniawan datang langsung memantau stok ketersediaan oksigen.

"Lagi ramai yang datang hari ini, ada Camat dan kalau tidak salah petugas dari Bareskrim Mabes Polri juga datang memantau langsung," jelas Agus.

Salah satu petugas yang menemani kunjungan Kepala Camat Neglasari, juga mengatakan Kepala Sekda Kota Tangerang turun langsung datang bersama Camat Neglasari.

Baca juga: Warga Tangsel Mengeluh Sulit Cari Obat Covid-19 di Apotek

"Ada Pak Camat dan Pak Sekda datang hari ini mantau langsung ke lokasi," ujar petugas yang enggan disebut namanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved