Berita Jakarta

Polda Metro Bongkar Tempat Penimbunan Obat dan Tabung Oksigen, Tiga Sindikat Dibekuk

Selain mengamankan para pelaku, pihaknya juga mengawal pendistribuan obat penanganan Covid-19 dan tabung oksigen.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Tangkap Layar Video Presisi Polda Metro Jaya
Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI-- Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan pihaknyan sudah mengungkap dan menangkap 3 kelompok penimbun obat penanganan Covid-19 serta tabung oksigen, yang kini banyak dicari masyarakat.

"Jadi untuk penimbun obat-obat terkait dengan Covid-19, kita sudah tangkap 3 kelompok. Baik itu kelompok penimbun obat Avigan, obat Ivermectin, dan tabung oksigen. Sekarang sedang diproses," kata Fadil di Polda Metro, Kamis (8/7/2021).

Selain mengamankan mereka, pihaknya juga mengawal pendistribuan obat penanganan Covid-19 dan tabung oksigen.

Baca juga: Irjen Fadil Kerahkan Pasukan Sidak Perkantoran hingga Gedung Pencakar Langit, Ancam Tindak Tegas

"Tim juga terus bekerja mulai dari hulunya, mulai dari pabriknya, distributornya, kemudian kita kawal sampai ke toko-toko obat dan apotek agar tidak ada kebocoran distribusi obat," kata Fadil.

"Demikian juga kita kawal agar stoknya tetap bersedia. Kita kawal juga harganya tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi. Tidak boleh ada yang menjual melebihi HET yang ditetapkan Kemenkes," katanya.

Sebelumnya dalam razia, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mendapati R di toko obat SJ menjual Ivermectin dengan harga Rp475 ribu per boks berisi 10 tablet.

Padahal sesuai HET Kemenkes harganya hanya Rp7.500 pertablet.

Sehingga R sempat diamankan petugas untuk didalami.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya belum melakukan penahanan terhadap R, pedagang dan pemilik toko obat SJ di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, yang kedapatan menjual obat Ivermectin dengan harga jauh diatas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Balas Kritik Ibas ke Jokowi, Teddy Beber Analisa Kenapa Corona Tidak Diturunkan Tuhan di Masa SBY

Baca juga: AWAS, Pelanggar PPKM Darurat di Tangsel Bakal Dijatuhi Sanksi Pidana

"Belum kami lakukan penahanan. Tapi ini akan terus didalami sampai ke hulunya, yang memasok obat itu ke R ini," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (6/7/2021).

Yusri Yunus mengatakan, aparat menemukan dua toko di pasar Pramuka Jakarta Timur yang diduga menjual obat yang dipakai unuk penanganan Covid-19, dengan harga jauh lebih mahal saat razia.

“Namun yang satu ini sudah memenuhi unsur, nama tokonya SJ di situ kita temukan obat-obatan bernama Invermectin yang dijual dengan harga tinggi,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Selasa (6/7/2021).

“Dalam hal ini, kita mengamankan satu orang  berinisial R yang merupakan pemilik toko SJ tersebut,” katanya

Baca juga: Wapres Maruf Amin Sudah Tahu Dirinya Dijuluki King of Silent, Bukannya Marah justru Tertawa

Yusri mengatakan, R menjual obat ivermectin tersebut dengan harga lebih mahal  dari yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved