Jumat, 24 April 2026

PON Papua 2021

PPKM Darurat Paksa Pelatih Tim PON Bola Tangan DKI Muhamad Arif Putar Otak Sesuaikan Program Latihan

Program kepelatihan tim PON bola tangan DKI Jakarta jadi berantakan akibat pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang
Suasana latihan tim bola tangan putri DKI Jakarta persiapan menghadapi PON Papua XX bulan Oktober mendatang 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Program kepelatihan tim PON bola tangan DKI Jakarta jadi berantakan akibat pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3 Juli-20 Juli 2021.

Banyak fasilitas olahraga yang ditutup akibat penerapan PPKM Darurat.

Hal itu membuat pemain bola tangan tim PON DKI Jakarta terpaksa berlatih mandiri.

Alhasil, pelatih bola tangan DKI Jakarta, Muhamad Arif, pun terpaksa memutar otak untuk menjaga kondisi performa pemainnya.

Arif mengatakan bahwa pihaknya telah merombak program dan setelan awal rencana timnya. 

"Program kami jadi acak-acakan. Ini menjadi PR berat kami di tim kepelatihan," kata Arif kepada Warta Kota, Selasa (6/7/2021).

"Kalau dibilang merugikan pastilah, karena kami sudah mengatur waktu pemusatan latihan dan uji coba. Semuanya sudah di atur. Ini bukan maunya kami, tetapi kondisi yang membuat seperti ini," ujar Arif.

Enggan larut dalam kekecewaan, Arif menjelaskan bahwa pihaknya fokus mencari solusi untuk menjaga performa dan semangat pemain bola tangan DKI Jakarta.

Dia juga berharap, para pemainnya tetap menjaga kondisi, dan mengurangi kontak langsung dengan orang banyak.

"Latihan harus dilakukan dengan sepenuh hati, jaga makan dan istirahat. Proses tidak akan menghianati hasil," tutupnya.

Pantau Aktivitas Pemain

Tim pelatih bola tangan PON DKI Jakarta mewanti-wanti pemainnya agar tidak keluyuran di masa PPKM Darurat.

Kesehatan pemain jadi fokus pelatih bola tangan DKI Jakarta, karena pergelaran PON Papua 2021 hanya menyisakan tiga bulanan lagi, sehingga berdampak langsung bila ada pemain terpapar Covid-19.

Oleh karena itu, tim pelatih bola tangan DKI Jakarta pun telah meramu trik khusus untuk mengetahui aktivitas pemainnya.

"Kami tim pelatih selalu memantau kegiatan mereka. Jangan sampai ada yang terpapar. Pada jam-jam tertentu, kami akan video call mereka, untuk mengetahui secara langsung keberadaan mereka apakah di luar atau di dalam rumah," ujar Arif.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved