Breaking News:

Berita Tangsel

Warga Jaksel dan Kota Tangsel Ini Kesulitan Mencari Depot Isi Ulang Tabung Oksigen, Begini Kisahnya

Feri (38) warga Bukit Pamulang Indah mengaku sudah kesulitan mencari ketersediaan oksigen sejak dua pekan lalu. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Antrean warga untuk mengisi ulang tabung oksigen di Depot Kurnia Oksigen kawasan Ciputat, Kota Tangsel pada Senin, 5 Juli 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG --- Melonjaknya kasus infeksi covid-19 pada beberapa pekan terkahir berimbas akan kelangkaan ketersediaan oksigen di sejumlah daerah termasuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Wartakotalive.com pun menelusuri sejumlah ketersediaan stok oksigen di sejumlah Depot Pengisian Oksigen di wilayah Kota Tangsel

Semisal Depot Pengisian Ulang Oksigen yang ada di kawasan Pertokoan Pamulang Permai, Kota Tangsel

Di depot tersebut memberlakukan sistem antrean dengan menitipkan tabung oksigen milik pembeli yang bakal diisi ulang. 

Di tempat tersebut pula Wartakotalive.com mendapati seorang warga yang sedang mencari ketersediaan isi ulang oksigen. 

Feri (38) selaku warga Bukit Pamulang Indah mengaku sudah kesulitan mencari ketersediaan oksigen sejak dua pekan lalu. 

"Sudah kesulitan, sudah dua pekan yang lalu sulit," katanya kepada Wartakotalive.com di lokasi depot tersebut, Pamulang, Kota Tangsel, Senin (5/7/2021).

Selain sulit mendapat ketersedian stok, Feri mengaku harga isi ulang juga mengalami pelonjakan. 

Menurutnya pelonjakan harga terus terjadi pasca langkanya ketersediaan oksigen sejak kasus infeksi covid-19 melonjak tajam. 

"Sebelumnya di Sasak (Ciputat-red) ada cuma tabung kaya gini Rp 50 ribu, terus saya ke sini Rp 35 ribu sebelum langka gelombang kedua. Tapi sekarang belum tahu harganya berapa," jelasnya. 

Kesulitan mencari depot pengisian ulang tabung oksigen juga dirasakan Afi (22) warga Pasar Jumat, Jakarta Selatan (Jaksel). 

"Baru sekarang, kemarin biasanya di Karang Tengah, Cinere tapi habis semua. Sekarang saya dapat di Ciputat," saat ditemui di Depot Karunia Isi Oksigen, Ciputat, Kota Tangsel, Senin (5/7/2021).

Ia pun berharap agar pemerintah dapat mengambil kebijakannya di tengah keterlangkaan ketersediaan oksigen maupun pelonjakan harganya. 

"Ya saya berharap kembali normal harganya karena masyarakat butuh, apalagi buat warga yang pas-pasan (ekonominya-red) sulit untuk memenuhinya," pungkasnya. 

Baca juga: Klaim Rp 261 Miliar ke BPJS Kesehatan Belum Dibayar, 4 RSUD di Bogor Kesulitan Beli Obat dan Oksigen

Baca juga: Harga Pengisian Tabung Oksigen Meroket, Dua Hari Lalu Masih Rp 30 Ribu Kini Rp 75 Ribu Per Tabung

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved