Selasa, 28 April 2026

PPDB Bekasi

PPDB 2021 di Tengah PPKM Darurat, Disdik Kota Bekasi Minta Masyarakat Mandiri Daftar Secara Daring

"Enggak perlu jauh-jauh ke posko atau ke disdik kalau mau cari informasi, silahkan ke sekolah terdekat, tanya panitia di sekolah, nanti akan dipandu,"

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
ILUSTRASI --- Orang tua murid mendatangi SD Negeri 18 Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (16/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR --- Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2021 untuk SD dan SMP akan tetap dilaksanakan pada 5 Juli 2021 meski di tengah PPKM Darurat.

Oleh sebab itu, kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Krisman Irwandi, dirinya meminta agar masyarakat bisa lebih mandiri saat proses pendaftaran yang dilakukan secara daring, guna mengantisipasi penularan Covid-19.

"Karena covid meningkat, jadi daftar lewat HP saja, atau bisa pakai laptop atau komputer," kata Krisman saat dikonfirmasi, Sabtu (3/7/2021).

Apabila masyarakat masih mengalami kesulitan dan membutuhkan panduan, baru lah mereka bisa mencari tahu informasi ke sekolah yang terdekat dari rumah.

"Enggak perlu jauh-jauh ke posko atau ke disdik kalau mau cari informasi, silahkan ke sekolah terdekat, tanya panitia di sekolah, nanti akan dipandu," tuturnya.

Krisman meminta masyarakat untuk memaklumi kondisi darurat yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Lonjakan Covid-19 yang baru-baru ini tejadi juga jadi alasan diundurnya PPDB dari tanggal 1 Juli menjadi 5 Juli.

"Karena pandemi tinggi, karena banyak yang klaster keluarga kena covid. Jadi harus isolasi mandiri. Makanya kami juga pertimbangkan PPDB diundur," kata Krisman.

Apalagi beberapa pegawai disdik yang bertugas di posko PPDB telah terpapar Covid-19.

Seperti diketahui proses PPDB SD dan SMP di Kota Bekasi, diundur hingga 5 Juli 2021.

Ada pun alasannya, kata Krisman,  lantaran cukup banyak orang tua murid yang belum melakukan pra-pendaftaran di sekolah dasar (SD) tempat anaknya mengenyam pendidikan.

"Hasil kajian kita kemarin dari 45.000 lulusan SD, yang baru melakukan pra pendaftaran baru 36.000 siswa, kami khawatir karena sisanya masih banyak, apa mereka enggak tahu atau seperti apa, jangan sampai masyarakat kita yang mau masuk ke SMP tidak terlayani," kata Krisman.

Selain itu, ia mengaku menerima banyak aduan dari masyarakat yang kesulitan melakukan pra pendaftaran.

Setelah berkonsultasi dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, pihaknya kemudian mengambik keputusan untuk mengundur proses PPDB SD dan SMP.

"Karena kami tanya pihak sekokah, ada ortu yang belum daftar, alasannya enggak tahu lah, ada yang enggak ngerti lah. Ini juga karena banyan aduan masyarakat yang katanya sudah daftar tapi enggak masuk sistem, jadi kami lapor Pak Wali dan diputuskan PPDB diundur," ucapnya.

Seharusnya, PPDB SD dan SMP dimulai pada Kamis (1/7/2021) kemarin. Namun pihaknya memperpanjang waktu proses pra pendaftaran hingga Sabtu (3/7/2021).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved