Jumat, 24 April 2026

Berita Nasional

Sujiwo Tedjo Lebih Senang Melihat Presiden Dihina Rakyat, Begini Alasannya

Sudjiwo Tedjo menganggap apabila rakyat sudah takut menghina presiden karena takut dipenjara, justru menjadi penghinaan terhadap presiden sendiri

Editor: Feryanto Hadi
kompas.com
Aktor dan budaywan Sujdiwo Tejdo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Budayawan Sudjiwo Tedjo turut berkomentar mengenai polemik kritik terhadap presiden yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia.

Di tengah pro dan kontra terhadap kritikan kepada Jokowi itu, Sujdiwo Tedjo merasa senang apabila rakyat masih mau 'menghina; presiden.

Ia menganggap, apabila rakyat sudah enggan menghina presiden karena takut dipenjara, maka hal tersebut justru menjadi penghinaan terhadap presiden sendiri.

Baca juga: Komentari Iklim Demokrasi saat Ini, Fiersa: Warga Dibutuhkan saat Pemilu, Dibungkam saat Bersuara

Baca juga: Kondisi Fiskal Negara Mengkhawatirkan, Demokrat Desak Pemerintah Terbuka kepada Publik

"Aku lebih suka melihat presiden dihina oleh rakyat (SIAPA PUN PRESIDENNYA SAAT INI DAN DI MASA2 MENDATANG) daripada melihat presiden tak dihina rakyat hanya karena rakyat takut dibui.. Wah ini secara esensial lebih merendahkan presiden," tulis Sudjiwo Tedjo di Twitter, dikutip Kamis (1/7/2021).

Dia menyebut, apabila seseorang mudah merasa terhina, sama halnya orang tersebut terlalu tinggi menilai diri sendiri.

"Merasa direndahkan/dihina, itu karan kamu terlalu tinggi menghargai dirimu," tulisnya

Sudjiwo Tedjo juga menyinggung soal pasal penghinaan presiden yang sedang dibahas untuk masukkan dalam revisi UU ITE.

Ia menganggap, pasal tersebut berpotensi menjadi pasal karet yang bisa digunakan menciduk pihak yang memberikan kritik kepada presiden.

Baca juga: Angga Sasongko dan Keluarganya Diancam usai Sutradara itu Bela BEM UI dan Serang Balik Denny Siregar

"Kedua twit itu bukan untuk aku .. krn aku tak punya bakat menghina. Bakatku bikin satire atau ngritik ( ngritik dan menghina beda) .. Tp pasal penghinaan presiden berpotensi dijadikan pasal karet oleh para penjilat .. esensinya tak menghina bisa dipaksa jadi delik hinaan," tandasnya

Respon Jokowi dikritik mahasiswa

Respon Jokowi

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons unggahan Badan Eksekutif Mahasiswa Univeristas Indonesia (BEM UI) di media sosial, yang menyebut dirinya merupakan The King Of Lip Service.

Jokowi mengatakan sudah sejak lama berbagai tudingan sering dilontarkan kepadanya.

"Ya, itu kan sudah sejak lama ya."

"Dulu ada yang bilang saya ini klemer-klemer, ada yang bilang juga saya itu plonga-plongo."

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved