Kamis, 14 Mei 2026

Lawan Covid 19

Kurangi Beban Rumah Sakit, Inilah Kiat Sehat Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Pasien Bergejala Ringan

Pemerintah mengambil kebijakan agar pasien Covid-19 tanpa gejala atau yang bergejala ringan  melakukan perawatan isolasi mandiri.

Tayang:
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Tribunnews
Kurangi Beban Rumah Sakit, Inilah Kiat Sehat Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Pasien Bergejala Ringan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kurangi beban rumah sakit, inilah kiat sehat isolasi mandiri di rumah bagi pasien bergejala ringan.

Kasus positif Covid-19 di Indonesia melonjak tinggi. Hal tersebut membuat tingkat keterisian tempat tidur atau

bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit semakin menipis.

Di antaranya rumah sakit di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

Ada rumah sakit yang terpaksa membuat tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19. Salah satunya RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kondisi tersebut membuat  pemerintah mengambil kebijakan agar pasien Covid-19 tanpa gejala atau yang bergejala ringan  melakukan perawatan isolasi mandiri.

Ini untuk mengurangi beban rumah sakit yang  diprioritaskan untuk merawat pasien bergejala sedang dan berat yang perlu perawatan intensif.

Baca juga: Fadil Imran Klaim Sudah Vaksinasi 150.000 Dalam 10 Hari Pelaksanaan

dr. Andi Khomeini Takdir, Sp.PD (K-Psi), Dokter Spesialis Penyakit Dalam & Konsultan Penyakit  Dalam Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet menyebutkan bahwa saat ini tenaga  kesehatan yang ada di RSDC Wisma Atlet, kelelahan akibat banyaknya pasien yang mesti  ditangani.

“Perlu rencana mitigasi untuk menjaga masyarakat tidak jatuh sakit. Apabila  masyarakat tidak sakit, maka kapasitas rumah sakit tidak akan penuh sehingga tenaga kesehatan  kita tidak kelelahan merawat pasien,” terangnya dalam Dialog Produktif yang diselenggarakan  KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, Selasa (29/6)/2021.

Menurut dr. Andi, masyarakat jangan terlalu fokus dalam menyalahkan adanya varian Covid-19.

“Kunci dari pencegahannya adalah masker. Masker dua lapis menurut penelitian Centers for  Disease Control and Prevention (CDC) dikatakan mampu meningkatkan proteksi dari 60-80%  menjadi 90%,” anjurnya.

dr. Andi mengimbau agar pengetahuan baru ini jangan berhenti sebatas  pengetahuan, tapi dijadikan kebiasaan. Saat masyarakat mulai disiplin, dia meyakini pandemi  bisa terkendali.

Baca juga: Pemprov DKI Gandeng Polda dan Kodam untuk Tingkatkan Pelaksanaan PPKM Darurat

Terkait dengan isolasi mandiri, dr. Andi menyatakan masyarakat perlu mengetahui kiat-kiat isolasi  mandiri yang benar agar kesehatannya cepat pulih.

Dia menjelaskan, saat melakukan  isolasi mandiri di rumah, pertama-tama pasien harus memakai masker. Kedua, kamar harus  terpisah dan pastikan jendela kamar isolasi mandiri pasien terbuka.

dr. Andi juga menekankan bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri harus menjaga makanan  dengan gizi seimbang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved