Berita Daerah
Perkuat Jaringan 4G, Bakti Kominfo Percepat Pembangunan 421 BTS di NTT
Bakti Kominfo akan mempercepat target pembangunan 421 titik base transceiver station (BTS) di Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Aksesbilitas Teknologi dan Informasi atau Bakti Kominfo akan mempercepat target pembangunan 421 titik base transceiver station (BTS) di Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT.
Untuk sementara, pembangunan BTS ini sudah dilakukan di 82 titik yang saat ini statusnya sudah ready for construction atau RFC.
Kominfo menargetkan pada September hingga November tahun 2021 ini semua BTS yang dalam tahap pengerjaan itu sudah bisa on-air.
Video: Pohon Tumbang Timpa Angkot, 4 Pegawai RSUP Adam Malik Jadi Korban
Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate, memastikan proses percepatan pembangunan BTS di NTT periode 2021-2022 berlangsung lancar.
Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya menggelar rapat koordinasi dengan gubernur dan para bupati se-provinsi Nusa Tenggara Timur du Kupang, Senin (28/6/2021) kemarin.
Rapat koordinasi itu membahas dukungan pemerintah daerah yang sangat dibutuhkan Kemenkominfo, khususnya pada proses perizinan penggunaan lahan pendirian BTS.
Baca juga: Optimalisasi Jaringan Natal Tahun Baru, Telkomsel Tambah 587 BTS 4G Baru dan Upgrade 246 BTS 4G
Baca juga: Reborn, Ponsel Klasik Nokia 6300 dan Nokia 8000 4G, Baterai Kuat 27 Hari, Ini Fitur Modern dan Harga
Menurut Johnny, hubungan yang baik dengan pemerintah di daerah merupakan prasyarat penting suksesnya pembangunan BTS yang masif ini.
"Selain akan memperlancar urusan administrasi, pelibatan pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan di daerah juga akan memastikan efektivitas pemanfaatan infrastruktur tersebut,” ujar Johnny.
Johnny menambahkan, percepatan pembangunan BTS akan menunjang layanan pemerintah atau goos governance.
Sehingga pelajaran berbasis elektronik bisa dilakukan di seluruh kota kabupaten di provinsi NTT.
Baca juga: Baterai iPhone 12 Terkuras 20 Persen Lebih Cepat di Jaringan 5G Dibanding 4G, Android Ungguli Apple
"Jika BTS dan infrastruktur lainnya sudah on air nanti, saya berharap agar layanan pemerintah harus meningkat dibandingkan saat ini," kata Johnny.
Pada saat itu, kata Johnny, layanan pemerintah sudah harus berbasis elektronik, e-government, ditunjang dengan pengelolaan dan pembangunan pusat data nasional yang sedang direncanakan.
Proses pembangunan BTS sendiri dilakukan melalui tahapan yang cukup panjang.
Tahap itu dimulai dari perencanaan jaringan secara menyeluruh, pemetaan dan survei lokasi untuk menentukan lokasi BTS, assesment teknis dan non-teknis.
Baca juga: Kenalkan, Feature Phone Nokia 215 4G dan Nokia 225 4G dengan Kemampuan VoLTE, Mulai Rp 600 Ribuan
Selain itu, pemilihan lokasi BTS, perolehan lahan untuk pembangunan lokasi BTS yang akan menghasilkan status ready for construction (RFC), finalisasi perjanjian pinjam pakai lahan (PPL) antara BAKTI Kominfo dan Pemda, pekerjaan konstruksi pembangunan tower dan catu daya listrik, serta pemasangan dan integrasi perangkat telekomunikasi.
Semua tahapan itu terus didorong Bakti Kominfo agar pembangunan 421 BTS rampung tahun depan.
Percepatan pembangunan BTS 4G juga merupakan amanat percepatan transformasi digital dari Presiden Joko Widodo.
Kementerian Kominfo melalui BAKTI ditargetkan menyelesaikan proyek infrastruktur BTS 4G di 7.904 titik lokasi wilayah 3T sepanjang tahun 2021-2022.
Baca juga: Harga Rp 2 Jutaan, Xiaomi Rilis Redmi 10X 4G Quad Camera dengan Baterai Jumbo, Ini Spesifikasinya
Pelaksanaannya dibagi dalam 5 paket kontrak dengan mitra penyedia.
Provinsi Nusa Tenggara Timur masuk dalam skema Kemitraan Paket 2 yang dikerjakan oleh Fiberhome, Telkom Infra, dan Multitrans Data.
“Sampai dengan saat ini, pembangunan BTS 4G BAKTI di NTT sudah mencapai tahap ready for construction (RFC). Sudah 82 titik yang saat ini statusnya RFC. Diperkirakan pada rentang September hingga November tahun 2021 ini semua sudah akan on-air,” tutur Bambang Nugroho, Direktur Infrastruktur BAKTI Kominfo.
Tercatat hingga akhir tahun 2020 lalu, jumlah BTS BAKTI Kominfo dengan teknologi 4G di Provinisi NTT tersebar di 157 lokasi.
Baca juga: Harga Rp 3 Juta, Baterai Jumbo 6.000 mAh, RAM 4G, Ini Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy M21
Sejumlah 18 titik di antaranya berada di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Kesemuanya telah berfungsi serta dapat dimanfaatkan layanannya, atau berstatus on-air.
Di Provinisi Nusa Tenggara Timur, BAKTI Kominfo bakal membangun tambahan BTS 4G di 421 lokasi baru.
BTS 4G tersebut akan meliputi kota dan kabupaten sebagai berikut:
- Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 24 lokasi
- Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 66 lokasi
Baca juga: Pelindo II Sebut Digitalisasi Bisa Minimalkan Praktik Suap di Pelabuhan
- Kabupaten Alor sebanyak 33 lokasi
-Kabupaten Ende sebanyak 59 lokasi
-Kabupaten Kupang sebanyak 24 lokasi
-Kabupaten Lembata sebanyak 31 lokasi
-Kabupaten Nagekeo sebanyak 1 lokasi
-Kabupaten Rote Ndao sebanyak 15 lokasi
-Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 3 lokasi
Baca juga: Pemprov DKI Tunggu Instruksi Baru Dari Pusat soal Jam Operasional Mal hingga Pukul 17.00
-Kabupaten Sumba Tengah sebanyak 21 lokasi
-Kabupaten Sumba Timur sebanyak 89 lokasi
-Kabupaten Timor Tengah Selatan sebanyak 15 lokasi
-Kabupaten Timor Tengah Utara sebanyak 4 lokasi
-Kabupaten Manggarai sebanyak 31 lokasi
-Kabupaten Sumba Barat sebanyak 4 lokasi
Baca juga: Website Pendaftaran PPPK dan CPNS 2021 Ternyata Beda, Yuk Save Linknya!
-Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 1 lokasi. (Fandi Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/menteri-komunikasi-dan-informatika-menkominfo-johnny-g-plate-di-kompleks-istana-kepresidenan.jpg)