Rabu, 27 Mei 2026

Berita Daerah

Perkuat Jaringan 4G, Bakti Kominfo Percepat Pembangunan 421 BTS di NTT

Bakti Kominfo akan mempercepat target pembangunan 421 titik base transceiver station (BTS) di Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT.

Tayang:
(Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)
Kominfo menargetkan pada September hingga November tahun 2021 ini semua BTS yang dalam tahap pengerjaan itu sudah bisa on-air. Foto ilustrasi: Menkominfo Johnny G Plate di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Aksesbilitas Teknologi dan Informasi atau Bakti Kominfo akan mempercepat target pembangunan 421 titik base transceiver station (BTS) di Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT.

Untuk sementara, pembangunan BTS ini sudah dilakukan di 82 titik yang saat ini statusnya sudah ready for construction atau RFC.

Kominfo menargetkan pada September hingga November tahun 2021 ini semua BTS yang dalam tahap pengerjaan itu sudah bisa on-air.

Video: Pohon Tumbang Timpa Angkot, 4 Pegawai RSUP Adam Malik Jadi Korban

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate, memastikan proses percepatan pembangunan BTS di NTT periode 2021-2022 berlangsung lancar.

Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya menggelar rapat koordinasi dengan gubernur dan para bupati se-provinsi Nusa Tenggara Timur du Kupang, Senin (28/6/2021) kemarin.

Rapat koordinasi itu membahas dukungan pemerintah daerah yang sangat dibutuhkan Kemenkominfo, khususnya pada proses perizinan penggunaan lahan pendirian BTS.

Baca juga: Optimalisasi Jaringan Natal Tahun Baru, Telkomsel Tambah 587 BTS 4G Baru dan Upgrade 246 BTS 4G

Baca juga: Reborn, Ponsel Klasik Nokia 6300 dan Nokia 8000 4G, Baterai Kuat 27 Hari, Ini Fitur Modern dan Harga

Menurut Johnny, hubungan yang baik dengan pemerintah di daerah merupakan prasyarat penting suksesnya pembangunan BTS yang masif ini.

"Selain akan memperlancar urusan administrasi, pelibatan pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan di daerah juga akan memastikan efektivitas pemanfaatan infrastruktur tersebut,” ujar Johnny.

Johnny menambahkan, percepatan pembangunan BTS akan menunjang layanan pemerintah atau goos governance.

Sehingga pelajaran berbasis elektronik bisa dilakukan di seluruh kota kabupaten di provinsi NTT.

Baca juga: Baterai iPhone 12 Terkuras 20 Persen Lebih Cepat di Jaringan 5G Dibanding 4G, Android Ungguli Apple

"Jika BTS dan infrastruktur lainnya sudah on air nanti, saya berharap agar layanan pemerintah harus meningkat dibandingkan saat ini," kata Johnny.

Pada saat itu, kata Johnny, layanan pemerintah sudah harus berbasis elektronik, e-government, ditunjang dengan pengelolaan dan pembangunan pusat data nasional yang sedang direncanakan.

Proses pembangunan BTS sendiri dilakukan melalui tahapan yang cukup panjang.

Tahap itu dimulai dari perencanaan jaringan secara menyeluruh, pemetaan dan survei lokasi untuk menentukan lokasi BTS, assesment teknis dan non-teknis.

Baca juga: Kenalkan, Feature Phone Nokia 215 4G dan Nokia 225 4G dengan Kemampuan VoLTE, Mulai Rp 600 Ribuan

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved