Rabu, 6 Mei 2026

Vaksinasi Covid19

Jangan Takut Efek Vaksin, Efek Samping itu Normal Terjadi

Efek samping yang seringkali dirasakan setelah vaksinasi biasanya berupa demam, lelah, mengantuk bahkan sesak napas

Tayang:
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Feryanto Hadi
Ikhwana Mutuah Mico
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Mal Bintaro Jaya Exchange bilangan Bintaro , Kota Tangerang Selatan, Selasa, 29 Juni 2021 (Wartakotalive.com/Ikhwana Mutuah Mico) 

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK AREN - Setelah menjalankan vaksin, seringkali kita mendapatkan pertanyaan mengenai efek samping setelah mengikuti vaksin Covid-19. 

Vaksin Covid-19 telah dilaksanakan di beberapa titik di Tangerang Selatan (Tangsel), vaksinasi massal hari ini berada di Teras Kota Mal BSD, Universitas Pamulang dan Bintaro Jaya Exchange.

Menurut tenaga medis yang tengah bertugas memberikan vaksin Covid-19, ia meyakinkan penerima vaksinasi untuk tidak perlu khawatir mengenai efek samping, karena efek samping yang dirasakan adalah normal terjadi.

Baca juga: Sudah Antre 5 Jam, Ratusan Peserta Vaksinasi Massal Covid-19 di Tangerang Kecewa Batal Divaksin

Baca juga: Seperti Ini Suasana Antrean Panjang Calon Peserta Vaksinasi Covid-19 Massal di Balai Kota Tangerang

"Kalau untuk pegel linu, pusing, dan mual, itu normal dirasakan dan wajar karena itu reaksi dari tubuh," ujar Wira Sandi Pernia Tenaga Medis Vaksin di Mal BXC, Bintaro, Tangsel, Selasa, (29/6/2021).

Efek samping yang seringkali dirasakan setelah vaksinasi biasanya berupa demam, lelah, mengantuk bahkan efek samping yang lebih berat seperti sesak napas.

Menurut Kinari (22) seorang penerima vaksin yang berdomisili di Tangsel, iya mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasakan takut. setelah mengikuti vaksin ia tidak merasakan gejala apapun setelah mengikuti vaksin Covid-19.

Baca juga: Percepat Vaksinasi Covid-19, Puluhan Siswa Akmil Dikerahkan Untuk Mnyuntikkan Vaksin di Ciracas

"Untuk keluhan abis vaksinasi ini nggak ada, sebelumnya sempet takut, tapi setelah vaksin Covid-19, gaada keluhan sampai sejauh ini," ujar Kinari seorang penerima vaksinasi.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menuliskan mengenai efek samping setelah vaksinasi di website kesmas.kemkes.go.id. 

Efek sampang dari vaksinasi bersifat segera dan sementara, efeknya pada umumnya ringan, juga akan hilang dengan sendirinya, dan bisa diatasi dengan mengkonsumsi parasetamol,
untuk antisipasi di tiap sesi vaksinasi, penerima vaksinasi akan dipantau selama 30 hari.

Pemerintah percepat vaksinasi untuk anak

Sementara itu, Pemerintah akan segera melakukan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak berusia 12-17 tahun.

Hal tersebut dipastikan seiring dengan terbitnya izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk vaksin Sinovac.

"Kita bersyukur, BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12 sampai 17 Tahun. Sehingga vaksinasi untuk anak-anak usia tersebut bisa segera dimulai," ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/6/2021).

Program vaksinasi Covid-19 nasional telah mencapai angka 1,3 juta suntikan per hari pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Baca juga: Perjuangan Wahyu Dapatkan Tabung Oksigen Untuk Keluarganya yang Terpapar Covid-19

Capaian ini lebih cepat dari target yang ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah, yakni 1 juta suntikan per hari mulai Juli.

"Hal ini tercapai berkat kerja keras dan gotong royong semua pihak, terutama Kementerian Kesehatan, TNI-Polri, pemda, BUMN, dan pihak swasta yang turut membantu, serta masyarakat yang bersedia divaksin," jelas Presiden.

Meskipun capaian 1 juta vaksinasi per hari telah tercapai, Jokowi meminta agar semua pihak tetap bekerja keras sehingga angka 1 juta suntikan vaksin per hari dapat terus dilakukan dan bahkan dilipatgandakan.

"Saya ingatkan bahwa seluruh pihak tetap harus bekerja keras agar target 1 juta per hari vaksinasi terjaga sampai akhir Juli dan dapat meningkat dua kali lipat pada Agustus 2021, mencapai 2 juta dosis per hari," ungkapnya.

Baca juga: Puluhan Warga Tidak Dapat Nomor Antrean, Vaksinasi Covid-19 di GOR Ciracas Nyari Ricuh

Seiring dengan vaksinasi yang terus digencarkan oleh pemerintah, Presiden kembali mengingatkan bahwa penyebaran Covid-19 hanya dapat ditekan melalui upaya bersama.

Untuk itu, Presiden meminta agar masyarakat terus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Saya mohon kepada bapak, ibu, dan saudara-saudara, kita semua, untuk tidak ragu divaksinasi, dan tetap berdisiplin menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Dan sekali lagi saya ingatkan, tinggallah di rumah selama tidak ada kebutuhan yang mendesak," tandasnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved