Virus Corona Jabodetabek
Gara-gara Klaster OPD, Balai Kota Tangsel Lockdown, Belasan Pekerja Positif Covid-19
Terkait hal Balai Kota Tangsel lockdown, dibenarkan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN - Dampak dari klaster organisasi perangkat daerah (OPD), membuat Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lockdown.
Terkait hal Balai Kota Tangsel lockdown, dibenarkan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan.
Pilar Saga Ichsan membenarkan, bila di Balai Kota Tangsel terdapat klaster Covid-19 pada sejumlah pekerja di OPD.
Diungkapnya, penularan dan penyebaran terjadi pada sejumlah OPD membuat dirinya bersama Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie tak berkantor sementara waktu berkantor di Balai Kota Tangsel, Ciputat.
Baca juga: TNI Kirim Lagi 400 Tenaga Kesehatan untuk Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabodetabek
Baca juga: Update Kasus Covid-19 Jagakarsa di Jalan Pepaya Setelah Lockdown Tak Ada Penambahan
Baca juga: Hasil Tes Swab Antigen 8 Orang Termasuk Hakim Positif, PN Depok Lockdown Dilockdown Lima Hari
"Sekarang kan lagi lockdown. Wali Kota, Wakil Wali Kota tidak berkantor di Pemkot sampai pertengahan Juli"
"karena tingginya kasus di dalam Pemkot sendiri," katanya saat ditemui di Universitas Pamulang, Buaran, Serpong, Kota Tangsel, Selasa (29/6/2021).
Kendati menjadi klaster penularan infeksi covid-19, pihaknya mengaku masih memberlakukan sistem pembagian jadwal Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO).
Menurutnya penerapan tersebut telah berlaku sejak sepekan lalu pasca terjadinya penularqn dan penyebaran infeksi covid-19 yang terjadi.
"Wah banyak, di Bappeda saja kalau tidak salah ada 13 orang (Positif Covid-19). Makanya kita kerjanya arahan Pak Wali 25 persen WFO, 75 persen (WFH) di rumah."
"Untuk Pol PP sama Dishub 100 persen di lapangan berjalan hampir seminggu. Jadi segala kegiatan administrasi ataupun rapat melalui daring," katanya.
Diketahui, kasus infeksi covid-19 di Kota Tangsel terus meningkat.
Laman lawancovid19.tangerangselatankota.go.id mencatat tambahan kasus konfirmasi positif infeksi covid-19 pada Selasa, 29 Juni 2021.
Diketahui, ditotal ada 167 orang positif Covid-19, sembuh sebanyak 24 orang, dirawat sebanyak 141 orang, dan meninggal sebanyak dua orang.
Dari data tersebut tercatat kasus keseluruhan konfirmasi positif sebanyak 13.166 orang sejak pandemi covid-19 melanda.
Diketahui, jumlah pasien Virus Corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 20.467 orang, per Selasa (29/6/2021).
Sehingga, hari ini total ada 2.156.465 kasus positif.
Hal itu seperti dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id.
Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 9.645 orang, sehingga total pasien sembuh ada 1.869.606 orang.
Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 463 orang, sehingga total ada 58.024 pasien Covid-19 yang meninggal.
Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 28 Juni 2021, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:
DKI JAKARTA
Jumlah Kasus: 528.409 (23.4%)
JAWA BARAT
Jumlah Kasus: 373.074 (17.2%)
JAWA TENGAH
Jumlah Kasus: 248.672 (11.3%)
JAWA TIMUR
Jumlah Kasus: 170.765 (8.3%)
KALIMANTAN TIMUR
Jumlah Kasus: 76.264 (3.8%)
RIAU
Jumlah Kasus: 69.850 (3.4%)
SULAWESI SELATAN
Jumlah Kasus: 63.885 (3.3%)
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Jumlah Kasus: 58.717 (2.6%)
BANTEN
Jumlah Kasus: 56.117 (2.7%)
SUMATERA BARAT
Jumlah Kasus: 50.546 (2.5%)
BALI
Jumlah Kasus: 49.758 (2.5%)
KALIMANTAN SELATAN
Jumlah Kasus: 35.939 (1.8%)
SUMATERA UTARA
Jumlah Kasus: 35.937 (1.7%)
SUMATERA SELATAN
Jumlah Kasus: 28.376 (1.4%)
KALIMANTAN TENGAH
Jumlah Kasus: 25.407 (1.2%)
KEPULAUAN RIAU
Jumlah Kasus: 25.023 (1.1%)
LAMPUNG
Jumlah Kasus: 21.350 (1.0%)
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Jumlah Kasus: 20.945 (1.0%)
PAPUA
Jumlah Kasus: 20.900 (1.1%)
ACEH
Jumlah Kasus: 19.015 (0.9%)
NUSA TENGGARA TIMUR
Jumlah Kasus: 18.118 (0.9%)
SULAWESI UTARA
Jumlah Kasus: 16.176 (0.8%)
KALIMANTAN BARAT
Jumlah Kasus: 14.258 (0.6%)
SULAWESI TENGAH
Jumlah Kasus: 13.502 (0.7%)
NUSA TENGGARA BARAT
Jumlah Kasus: 12.910 (0.7%)
KALIMANTAN UTARA
Jumlah Kasus: 12.818 (0.7%)
JAMBI
Jumlah Kasus: 12.631 (0.6%)
SULAWESI TENGGARA
Jumlah Kasus: 11.269 (0.6%)
PAPUA BARAT
Jumlah Kasus: 10.440 (0.5%)
BENGKULU
Jumlah Kasus: 9.757 (0.5%)
MALUKU
Jumlah Kasus: 8.466 (0.4%)
GORONTALO
Jumlah Kasus: 5.837 (0.3%)
SULAWESI BARAT
Jumlah Kasus: 5.785 (0.3%)
MALUKU UTARA
Jumlah Kasus: 5.087 (0.2%)
(Wartakotalive.com/M23/PEN)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-4.jpg)