Minggu, 19 April 2026

Virus Corona Bekasi

Dinas Kesehatan Kota Bekasi Buka Lowongan Relawan Nakes dan Analis Covid-19

Pemkot Bekasi berencana untuk merekrut relawan tenaga kesehatan (nakes) dan analis Covid-19 akibat melonjaknya kasus Covid-19.

Penulis: Rangga Baskoro |
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan, pihaknya membuka lowongan sebanyak 100 nakes dan analis akibat lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di wilayahnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN -- Lonjakan kasus Covid-19 membuat tenaga kesehatan kewalahan menangani pasien.

Pemkot Bekasi pun berencana untuk merekrut relawan tenaga kesehatan (nakes) dan analis Covid-19.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan, pihaknya membuka lowongan sebanyak 100 nakes dan analis akibat lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di wilayahnya.

Video: Polda Metro Tambah Kawasan Pembatasan Pengendalian Mobilitas Jadi 35 Titik

"Nakes analis saya mau tambah, sekitar 100 orang, itu loh yang buat tracking-tracking PCR itu," kata Rahmat saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, Senin (28/6/2021).

Dia mengaku telah menugaskan jajarannya untuk mendatangi Politeknik Kesehatan guna menambah 100 nakes tersebut.

Ia berharap banyak nakes yang bersedia meskipun jumlah insentif yang diberikan lebih kecil dibandingkan DKI Jakarta.

Baca juga: Sedih Kalau Ada yang Wafat, Menkes Instruksikan RS Prioritaskan Rawat Nakes Terpapar Covid-19

Baca juga: Manajemen RSUD Kramat Jati Keluhkan Pasokan Tabung Oksigen dan Nakes

"Hanya ada selisih katanya, DKI insentifnya kasih sehari Rp500 (ribu), kita cuma 300 (ribu), ini kan kemanusiaan, mudah-mudahan masih banyak yang mau kerja di sini," harapnya.

Sementara itu, Kepala Instalasi laboratorium RSUD Bekasi Abas Suherli, mengatakan, pihaknya telah menghubungi pusat pendidikan analis kesehatan, yakni Poltekes Jakarta III di Jatiwarna, AAK MH Thamrin dan Poltekes Bengkulu.

Pria yang merupakan anggota tim kesehatan Satgas Penanganan Covid -19 Kota Bekasi ini menyampaikan bahwa hal itu dilakukan untuk merekrut lulusan dari pusat pendidikan kesehatan tersebut.

Baca juga: Pangdam Jaya Lepas Nakes Pertama RSDC Wisma Atlet Gugur karena Covid-19 Ke Peristirahatan Terakhir

"Saya sudah menghubungi pusat pendidikan analis kesehatan, yaitu Poltekes Jakarta III di Jatiwarna, AAK MH Thamrin dan Poltekes Bengkulu untuk mendapatkan lulusannya yang minimal telah lulus Uji kompetensi agar melamar sebagai tenaga relawan analis dengan insentif Rp300 ribu/hari sebelum pajak," ujar Abas. (abs)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved