Virus Corona
Pemerintah Pilih PPKM Mikro Ketimbang Lockdown, Satgas Covid-19: Kejar Tikus Jangan Bakar Rumah
Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting menegaskan, opsi karantina wilayah alias lockdown tidak perlu diambil.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting menegaskan, opsi karantina wilayah alias lockdown tidak perlu diambil.
Menurutnya, lockdown yang perlu dilakukan adalah kepada diri sendiri, melalui Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.
"Jadi kita enggak perlu lockdown satu pulau, yang di-lockdown itu ya diri kita," tutur Alex dalam diskusi daring Polemik Trijaya, Sabtu (26/6/2021).
Baca juga: Lahan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Padurenan Bekasi Ditambah 6 Hektare
Alex mengibaratkan pengendalian pandemi Covid-19 dengan proses menangkap tikus.
Menurutnya, lockdown seperti proses menangkap tikus yang harus merusak sarangnya.
Langkah tersebut, menurutnya tidak perlu dilakukan.
Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 25 Juni 2021: Suntikan Pertama 25.482.036, Dosis Kedua 12.912.623 Orang
"Jadi jangan kita misalnya mengejar tikus, rumahnya dibakar."
"Kita kerja tikus rumahnya jangan dirusak," papar Alex.
Sedangkan PPKM Mikro, kata Alex, menggunakan konsep micro lockdown. Bagi Alex, konsep ini sudah berjalan dengan baik.
Baca juga: Haedar Nasir Tantang Pihak yang Yakin Covid-19 Konspirasi Bawa Data ke Pengadilan Internasional
Konsep ini membatasi pergerakan masyarakat yang positif Covid-19 di tingkat mikro seperti RT dan RW.
"Kita harus berpikir demikian."
"Jadi micro lockdown ini sebenarnya sudah baik."
Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 25 Juni 2021: Pasien Baru Tambah 18.872, 8.557 Sembuh, 422 Meninggal
"Dan artinya kalau di RT itu ada 5 rumah yang positif, maka dia akan di-micro lockdown tidak boleh keluar, orang luar enggak boleh masuk," jelas Alex.
Dirinya meminta masyarakat untuk menahan diri tidak keluar dari rumah atau berkumpul dengan orang lain.
"Kalau kita kerumunan ke pasar itu yang di-lockdown."
Baca juga: Semua Ruang IGD di RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Diubah Jadi Kamar Isolasi, Gawat Darurat di Tenda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/satpol-pp-jaksel-sidak-ppkm-mikro.jpg)