Minggu, 10 Mei 2026

Manfaat Kacang Almond

Cara Membuat Susu Almond dengan Murah, Bisa Buat Ide Jualan

Kacang almond sangat bermanfaat bagi tubuh, selain bisa dimakam langsung. Bisa juga dibuat untuk susu.

Tayang:
Lifealth
Susu almond 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sudah tak diragukan lagi, susu almond kaya akan berbagai nutrisi yang penting untuk kesehatan, mulai dari protein, kalsium, hingga vitamin E.

Seperti susu kedelai, susu almond diproses dari kacang almond yang kemudian diperkaya dengan beberapa jenis vitamin dan mineral. 

Cara membuat susu almond itu mudah. Berikut resepnya.

Susu Almond

Ilustrasi - Ternyata banyak manfaat bisa didapatkan dari susu kacang almond
Ilustrasi - Ternyata banyak manfaat bisa didapatkan dari susu kacang almond (istimewa)

Bahan

4 porsi

150 g kacang almond mentahCek Promo 

1,5 liter air matang

1/2 sdt ekstrak vanilla

1/4 sdt garam

Cara membuat: 

1. Rendam kacang almond mentah dengan air matang selama 8 jam.

2. Masukkan kacang almond yang sudah direndam bersama air rendamannya ke dalam blender.

3. Tambahkan ekstrak vanilla dan garam, proses dengan kecepatan tinggi hingga halus.

4. Saring larutan kacang dengan kain bersih atau kain tahu. Peras untuk mengekstrak cairannya. 

Susu ini bisa disimpan selama 3 - 4 hari dalam kulkas.

Jika susu cepat berubah asam, pastikan untuk mensterilisasi semua peralatan membuat susu sebelum digunakan. (Endeus TV

Setelah menyaring kacang almond, pasti kamu memiliki banyak ampas sisanya.

Tetapi sebaiknya jangan langsung buang sisa saringan almond tersebut.

Pasalnya bahan mentah itu bisa kamu olah kembali menjadi beberapa bentuk lain, mulai dari tepung almond, pancake, kue kering, atau selai almond.

Baca juga: Cara Enak Diet dengan Kacang Almond, Tidak Bikin Kamu Tersiksa

Resep Susu Almond Kurma

ilustrasi - Susu almond kurma
ilustrasi - Susu almond kurma (Ramantara/Shutterstock)

Bahan:

1,5 cup kacang almond mentah

28 gram air matang

6 kurma medjool, buang isinya

1 sdt ekstrak vanili

1,5 sdt bubuk kayu manis

Sedikit garam

1,5 cup stroberi, potong-potong (opsional)

3 sdm bubuk cokelat tanpa pemanis

Cara membuat :

1. Rendam almond selama lebih kurang 6 jam atau semalaman.

Bila direndam semalaman, simpan di kulkas.

2. Tiriskan dan kupas almond. Bila kulit susah lepas, rebus pada air mendidih selama 1 menit, tiriskan, dan siram air dingin.

Kulit almond sudah dicerna dan mengandung lektin (senyawa protein), serta punya rasa sedikit pahit. Sehingga harus dibuang untuk bikin susu almond.

3. Masukkan almond yang sudah dikupas dan air ke dalam blender, hancurkan dengan kecepatan tinggi selama 2 menit.

4. Peras campuran almond tersebut, masukkan ke dalam botol. Sisihkan.

Ampas kacang almond bisa dibuang atau dijadikan hummus maupun selai.

5. Sementara itu, rendam kurma dalam air panas selama 10 menit. Tiriskan.

6. Masukkan susu almond, kurma, garam, ekstrak vanili, stroberi, dan bubuk cokelat ke dalam blender. Hidupkan blender dengan kecepatan tinggi selama 30 detik.

7. Tuang susu almond ke dalam botol atau sajikan langsung. 

Selain diminum langsung, susu almond juga kerap dijadikan campuran kopi, teh, smoothies, dan campuran kue.

Susu almond sebaiknya disimpan dalam kulkas, bisa awet sampai tiga sampai empat hari.

Rasa dan teksturnya akan semakin nikmat setelah delapan jam disimpan.

Manfaat Susu Almond

Berikut adalah manfaat susu almond untuk kesehatan yang harus Anda tahu. 

1. Kaya akan Nutrisi

Meski nutrisinya tidak sebanyak susu sapi, susu almond tetap menyimpan berbagai nutrien penting.

Apa saja itu? Antara lain terdapat vitamin D, kalsium, protein, vitamin E, dan berbagai mineral.

Perlu diingat bahwa susu almond tidak dapat menjadi pengganti susu untuk bayi dan anak-anak.

Sebab, susu almond tidak mengandung beberapa zat penting untuk tumbuh kembang anak. 

Bagi anak remaja atau dewasa, susu almond bisa menjadi salah satu pilihan jika bosan dengan susu sapi atau kedelai.

Baca juga: Cara Enak Diet dengan Kacang Almond, Tidak Bikin Kamu Tersiksa

2. Menjaga Berat Badan Tetap Ideal 

Susu almond mengandung kalori yang lebih sedikit dibandingkan dengan susu sapi.

Anda dapat mengonsumsi susu almond dalam jumlah banyak tanpa risiko penambahan berat badan yang signifikan.

Produsen biasanya mengencerkan susu almond kemasan dengan air. Karena itu, kandungan lemaknya hanya sekitar 1 persen, mirip dengan susu rendah lemak.

Susu almond buatan sendiri mungkin mengandung jumlah kalori yang jauh lebih tinggi. Bahkan, beberapa produk susu almond juga ada yang menggunakan gula tambahan.

Penting untuk memerhatikan kandungan bahan dan nutrisi di label produk sebelum Anda membeli.

Baca juga: Inilah Batasan Konsumsi Kacang Almond Per Hari Agar Tidak Berlebihan dan Lebih Bermanfaat

3. Memperkuat Tulang

Satu gelas susu almond dapat memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan kalsium harian dan 25 persen kebutuhan vitamin D harian.

Vitamin D dan kalsium merupakan zat yang penting untuk kesehatan tulang. 

Sebagian kelompok orang dewasa mengalami kekurangan kalsium dan vitamin D.

Alhasil, banyak dari mereka yang menderita kondisi pengeroposan tulang (osteoporosis) sejak dini

Maka, dengan mengonsumsi susu almond, secara tidak langsung Anda mencegah osteoporosis sekaligus ikut menjaga kesehatan tulang.

4. Mencegah Risiko Penyakit Jantung

Beberapa jenis antioksidan terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Salah satunya adalah vitamin E dan asam lemak baik.

Susu almond kaya akan vitamin E dan asam lemak baik, terutama asam oleat (omega-9).

Vitamin E berfungsi untuk menangkal radikal bebas di dalam pembuluh darah sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Asam lemak baik yang terkandung dalam susu almond juga dapat memelihara kesehatan organ jantung. Sekitar 90 persen kandungan lemak dalam susu almond adalah asam lemak tidak jenuh.

5. Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Selain bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, vitamin E juga sangat baik untuk kesehatan kulit.

Vitamin E dapat meremajakan kulit sehingga kulit tampak lebih segar, bercahaya, dan awet muda. 

Tak hanya untuk kulit, vitamin E juga menguntungkan karena bisa menunjang kesehatan dan pertumbuhan rambut.

6. Meningkatkan Produksi ASI

Walau mekanisme kerjanya belum jelas, susu almond disebut-sebut dapat meningkatkan produksi ASI ibu.

Kemungkinan, hal ini disebabkan oleh zat protein dan kalsium yang ada di dalam kandungan susu almond

Ada pula sumber yang mengatakan bahwa susu almond dapat membuat ASI lebih creamy dan manis sehingga lebih disukai oleh bayi.

Namun demikian, penelitian mengenai hal ini masih perlu didalami.

Baca juga: Anak Alergi Susu Sapi Bisa Digantikan dengan Susu Soya Agar Tak Kekurangan Zat Besi

7. Pilihan Susu untuk Intoleransi Laktosa, Vegan, dan Alergi Susu Sapi

Susu almond tidak mengandung laktosa karena bukan produk hewani.

Susu almond dapat dikonsumsi oleh orang yang memiliki kondisi intoleransi laktosa.

Selain itu susu almond juga dapat dikonsumsi sebagai pilihan bagi orang yang alergi susu sapi dan vegan. 

8. Mencegah Penyakit Kognitif

Susu almond kaya akan vitamin E yang merupakan antioksidan baik untuk otak.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan cukup vitamin E memiliki risiko rendah mengalami penyakit kognitif seperti Alzheimer. 

9. Menjaga Kesehatan Pencernaan 

Tubuh Anda membutuhkan serat untuk kesehatan dan kelancaran saluran pencernaan.

Susu almond mengandung satu gram serat per satu kali sajian, sehingga sangat baik untuk membantu menjaga saluran cerna Anda. 

10. Mencegah Diabetes 

Susu almond murni umumnya mengandung karbohidrat yang rendah. Susu almond juga dikenal memiliki indeks glikemik yang rendah. 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved