Berita Video
VIDEO : Jenazah Terus Berdatangan di TPU Rorotan
Jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 terus berdatangan di TPU Rorotan, Jakarta Utara.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menilai, kematian merupakan peristiwa yang berat bagi keluarga yang ditinggalkan, terlebih saat pandemi Covid-19 sekarang ini.
“Lihat warga Jakarta, lihat kondisi ini yang berat bagi keluarga. Mereka yang harus mengantarkan sanak saudara ke pemakaman ini ada batasannya dan mereka tak bisa masuk lagi,” kata Anies saat meninjau TPU Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
“Jadi, ini adalah satu masa di mana kita ambil tanggung jawab disiplin. Karena itu, mari kita melindungi diri, keluarga, tetangga, dan melindungi kolega. DKI menyiapkan tempat, tapi kami tidak ingin lebih banyak lagi yang diantar ke sini,” tambah Anies.
Dalam tinjauan tersebut, Anies ingin memastikan bahwa lahan pemakaman yang disiapkan sebesar tiga hektar bisa dikondisikan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Harapannya, lahan yang baru terpakai sebanyak 900 makam, itu dapat melewati prosedur protokol kesehatan.
“(Jenazah terpapar Covid-19) dimakamkan di sini, sehingga bisa terkonsentrasi. Lalu, lakukan koordinasi (bagi petugas makam), menggunakan alat komunikasi jarak jauh, sehingga terhindar dari potensi penularan,” ujarnya.
Baca juga: Jumlah Permintaan Pengisian Ulang Tabung Oksigen Meningkat Seiring Melonjaknya Kasus Covid-19
Berulang kali Anies mengingatkan tentang bahaya Covid-19 dengan varian baru yang menyasar anak-anak.
Kata dia, sekitar 16 persen anak-anak usia 0-18 tahun ikut terpapar, bahkan 4-5 persen di antaranya berusia di bawah lima tahun.
“Ini perhatian khusus buat anak-anak, kita tidak ingin tempat ini terpakai banyak. Kita ingin tempat ini dipakai sesedikit mungkin. Jadi, harapannya kepada semua, di dalam PPKM mikro ini, kurangi aktivitas di luar, perbanyak aktivitas di rumah saja,” imbuhnya.
Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, laju kasus Covid-19 pada hari Rabu (23/6/2021) bertambah 4.693 orang.
Hal itu terungkap setelah petugas melakukan tes PCR sebanyak 27.836 spesimen.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.485 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.693 positif dan 14.792 negatif.
Sementara untuk kasus aktif sampai Rabu (23/6/2021) mencapai 35.705 orang.
Baca juga: Eka Supria Atmaja Tunda Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Bekasi karena Kasus Covid-19 Melonjak
“Seluruhnya orang yang terinfeksi ada yang menjalani isolasi mandiri, isolasi di fasilitas terkendali pemerintah dan RS rujukan Covid-19,” kata Dwi.
Sedangkan untuk kasus konfirmasi secara total mencapai 486.957 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pemakaman-tpu-rorotan-covid.jpg)