Duet Jokowi Prabowo
Indonesia Masih Hadapi Covid-19, Fadli Zon: Tidak Etis Bicara Capres di Masa Pandemi
"Jadi ini wacana enggak produktif maka saya late respon karena enggak etika bicara Capres di masa pandemi," ujarnya
Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH --- Politisi Partai Gerindra Faldi Zon menolak ide duet Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di Pilpres tahun 2024.
Menurut Fadli Zon, ada upaya jauh lebih logis untuk menyudahi polarisasi cebong kampret tanpa harus menduetkan kedua tokoh tersebut.
Wakil Ketua DPR RI itu mengatakan bahwa gagasan yang diutarakan Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari tidak etis dan tidak logis.
Saat ini kata Fadli Zon, masyarakat Indonesia masih hadapi Covid-19 yang belum ditemukan jalan keluarnya.
Sehingga tidak etis apabila sudah ada wacana di masyarakat tentang konstelasi Pilpres 2024.
Belum lagi kata Fadli Zon, massa jabatan Jokowi sebagai Presiden baru selesai tiga tahun mendatang.
"Jadi ini wacana enggak produktif maka saya late respon karena enggak etika bicara Capres di masa pandemi," ujarnya dalam Diginas Tribunnews Kamis (24/6/2021).
Menurut Fadli Zon, jika tujuan Qodari tulus ingin hentikan polarisasi politik, seharusnya ia mendukung peniadaan ambang batas Pilpres.
Sebab menurut Fadli, kebijakan ambang batas Pilpres 20 persen menjadi penyebab utama keterbelahan di akar rumput saat Pilpres 2019 lalu.
Calon presiden yang sedikit bahkan hanya dua Capres membuat head to head antara Jokowi dan Prabowo tinggi.
Hal inilah yang membuat benturan di masyarakat terasa keras.
"Kalau mau enggak ada pembelahan maka treshold presidensial diturunkan atau di 0 kan. Jadi hidangan di atas meja beragam. Faktanya kemarin kan hanya ada dua calon," terangnya.
Ia juga menentang masa jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode.
Menurutnya, semakin lama seorang pemimpin negara menjabat maka akan semakin memunculkan kekuasaan absolut sehingga membahayakan demokrasi Indonesia.
Pihak Partai Gerindra juga tidak ada rencana menjadikan Prabowo sebagai Calon Wakil Presiden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/politisi-gerindra-fadli-zon.jpg)