Banjir Jakarta
Malam Ini BPBD DKI Keluarkan Sistem Peringatan Dini Bencana bagi Warga Bantaran Sungai
Kondisi Pintu Air Angke Hulu pada Minggu (20/6/2021) pukul 19.00 WIB status Siaga 3 dengan tinggi muka air (TMA) 160 cm.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pintu Air Angke Hulu pada Minggu (20/6/2021) pukul 19.00 WIB status Siaga 3 dengan tinggi muka air (TMA) 160 cm.
Sementara kondisi cuaca di sekitar pintu air Angke Hulu malam ini mendung.
Warga yang berada di sejumlah wilayah di Jakarta Barat-Jakarta Utara diimbau agar waspada.
Video: Air Meluap, Seorang Penjala Ikan Terjebak di Tengah Sungai Serayu, Banjarnegara
Informasi mengenai Pos Angke Hulu berstatus Siaga 3 atau waspada disampaikan oleh akun Twitter resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, @BPBDJakarta pada Minggu (20/6/2021).
"Kami, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta menginformasikan bahwa pada pukul 19.00 WIB ketinggian muka air Pos Pantau Angke Hulu 160 sentimeter, mendung, dalam status siaga tiga," kata petugas membacakan pengumuman terbaru terkait kondisi tinggi muka air.
Baca juga: BREAKING NEWS: Tinggi Muka Air Pintu Air Pasar Ikan dan Marina Jakarta Malam Ini Siaga 2
Baca juga: Seribuan Kendaraan Luar Kota Tujuan Wisata Kota Garut Diminta Putar Balik
Untuk itu, kata petugas BPBD DKI Jakarta, diimbau kepada warga yang tinggal di bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati terhadap bahaya banjir.
Akibat kenaikan TMA Pos Pantau Angke Hulu tersebut, BPBD DKI Jakarta mengimbau agar wilayah yang akan terdampak melakukan antisipasi.
Adapun wilayah yang kemungkinan akan terdampak meliputi Rawabuaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kembangan Utara, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedaung Kaliangke.
Hujan lebat
Selain itu, malam ini BPBD DKI Jakarta juga mengeluarkan peringatan dini cuaca, durasi pukul 18.20 WIB sampai pukul 21.30 WIB.
Baca juga: Lepas Tembakan di Sekitar Komplek Rumah Jenderal Polisi, Pengemudi Fortuner Si Koboi Jalanan Buron
Prediksi: Berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Prediksi cuaca tersebut akan melanda wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu.
BMKG: Hujan berpotensi datangkan bencana hidrometeorologi
Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari mengeluarkan peringatan dini curah hujan yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara yang hampir seluruh wilayahnya akan hujan dan berpotensi timbulkan bencana hidrometeorologi.
Baca juga: Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Brasil Tembus 500.000, Tertinggi Kedua di Dunia
Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, melalui pesan yang diterima, Ahad, mengatakan, peningkatan curah hujan ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, longsor, genangan, guntur, angin kencang,
jarak pandang terbatas, dan lain-lain.
Ia mengatakan hari ini hujan meluas di daerah-daerah di Sultra. Besok sudah mulai berkurang, akan tetapi di sebagian pesisir timur Sultra masih ada potensi hujan sedang sampai lebat seperti Konawe Kepulauan, Buton Utara dan Wakatobi.
“Seiring dengan belum masuk musim kemarau di Sultra maka potensi bencana hidrometeorologi perlu kita waspadai, terutama yang diprediksi terjadi hujan sedang sampai lebat,” ujar Faizal.
Dikatakannya, anomali suhu muka laut di perairan sekitar wilayah Sultra yang dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).
Baca juga: Rudy Susmanto, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemerintah Tambah Vaksin untuk Percepat Vaksinasi
Dan massa udara basah lapisan rendah dan indeks labilitas kuat skala lokal terkonsentrasi di wilayah Sultra menjadi faktor yang meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
Hari ini, wilayah yang berpotensi hujan ringan yang dapat disertai guntur dan angin kencang yaitu di Kabupaten Konawe (siang – sore hari), Konawe Selatan (siang-sore hari), Konkep (siang – sore hari), Konawe Utara (Konut) (siang- malam hari).
Kemudian Muna (siang – sore hari), Muna Barat (Mubar) (siang- sore hari), Buton (siang-sore hari), Butur (siang-sore hari), Kendari (siang-sore hari), dan Wakatobi (dini hari).
Sedangkan pada Senin (21/6), potensi hujan terjadi di wilayah pesisir Wakatobi di pagi hari, Konkep siang sampai sore, dan Butur siang sampai sore.
Baca juga: Idul Adha di Tengah Pandemi, Pemkot Depok Minta Pedagang dan Panitia Kurban Perhatikan Hal Ini
Pada Selasa (22/6/2021) potensi hujan sudah mulai berkurang bahkan tidak terdeteksi di daerah Sultra.
Ia mengimbau masyarakat Sultra agar waspada dan berhati-hati serta memperbarui informasi cuaca dari BMKG agar mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.*(soe/Antaranews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kali-angke-hulu-90.jpg)