Breaking News:

Kasus Covid 19

Penularan Covid-19 di Bekasi Begitu Cepat, Dinkes Selidiki Apakah dari Varian Delta Atau Varian Lain

Membutuhkan proses analisa menggunakan metode whole genome sequencing (WGS) di laboratorium sebelum pihaknya mencapai kesimpulan mengenai jenis varian

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Warta kota
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN --- Penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Bekasi menghadapi situasi krisis.

Lonjakan kasus yang begitu cepat membuat Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan analasis mengenai penyebab kenaikan angka kasus Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, menjelaskan, pihaknya akan berdiskusi dengan tim dokter spesialis guna mencari tahu kemungkinan masuknya varian baru di Kota Bekasi.

"Karena kita harus antisipasi penularan yang begitu cepat sekarang apakah ini dari (varian) Delta atau varian lain. Kita akan mengundang sesegera mungkin tim kesehatan dan dokter-dokter spesialis untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas," kata Tanti saat ditemui di Stadion PCB, Kota Bekasi, Sabtu (19/6/2021).

Membutuhkan proses analisa menggunakan metode whole genome sequencing (WGS) di laboratorium sebelum pihaknya mencapai kesimpulan mengenai jenis varian Covid-19 di wilayahnya.

Ia pun belum bisa memastikan apakah varian delta telah masuk ke Kota Bekasi sehingga menyebabkan melonjaknya temuan kasus, atau jenis varian lainnya.

"Apakah ini varian baru yang memang sekarang sedang cukup lumayan santer, Delta atau jenis yang lain, tapi kami tidak bisa dulu menyimpulkan karena harus terlengkapi semua datanya," ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan grafik kasus Covid-19 melonjak cepat di Kota Bekasi, hingga menunjukkan garis kenaikan yang nyaris vertikal.

"Angkanya bukan lagi meningkat, tapi angkanya melonjak vertikal, bukan 45 persen, 15 persen, tapi hampir 90 persen," kata Rahmat.

Berdasarkan laman resmi, corona.bekasikota.go.id, pada Sabtu (19/6/2021), total kasus terkonfirmasi mencapai 47.723 kasus.

Rinciannya jumlah kasus aktif sebanyak 2.197 orang, jumlah warga yang dinyatakan sembuh sebanyak 44.918 orang dan total kematian yakni sebanyak 608 jiwa. 

Baca juga: Pemkot Bekasi Klaim Selesaikan Vaksinasi 4.000 Warga Dalam Waktu 1,5 Jam, Ternyata Begini Caranya

Baca juga: Pemkot Bekasi Tambah 102 Tempat Tidur di RSD Stadion Patriot Candrabhaga Tampung Pasien OTG Covid-19

Baca juga: Perkuat Lagi Strategi Pengendalian Covid, Bupati Ade Yasin Yakin Perekonomian Daerah Akan Terbangun

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved