Breaking News:

Berita Jakarta

Anies Bakal Suntik Dana Pengembangan Stadion JIS, DPRD DKI Berharap Bawa Efek Postif Bagi Ekonomi

Anies Baswedan bakal gelontorkan dana untuk pengembangan Stadion JIS. Dana tersebut melalui Penyertaan Modal Daerah (PMD) BUMD Jakarta Propertindo.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
Anies Bakal Suntik Dana Pengembangan Stadion JIS, DPRD DKI Berharap Bawa Efek Postif Bagi Ekonomi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anies Baswedan bakal suntik dana untuk pengembangan Stadion JIS. DPRD DKI Jakarta berharap bawa efek postif bagi ekonomi masyarakat.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai PDP-P, Gilbert Simanjuntak menuntut kejelasan akan pemanfaatan rencana anggaran yang diperuntukkan untuk pengembangan Jakarta International Stadium (JIS) sebesar Rp 5,9 triliun.

Dana tersebut diusulkan oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui Penyertaan Modal Daerah (PMD) pada BUMD Jakarta Propertindo (PT Jakpro) berupa inbreng lahan seluas 23 Ha.

"Karena kita berharap dana itu betul betul dimanfaatkan dengan baik membawa efek positif bagi ekonomi masyarakat," kata dia saat dihubungi Jumat (18/6/2021).

Kekhawatiran itu cukup beralasan jika melihat performa kinerja PT Jakpro selaku bakal penerima anggaran, dalam dua tahun terakhir PT Jakpro mencatat rugi bersih ratusan miliar rupiah.

Baca juga: Jakpro dan WEGE KSO Lifting Atap Stadion Proyek JIS Seberat 3.900 Ton

Sehingga muncul kesan janggal, memberikan anggaran sedemikian besar pada perusahaan yang sedang menunjukkan kinerja buruk tanpa terlebih dahulu dilakukan evaluasi.

"Jangan hanya dikasih PMD tapi nantinya tidak ada kejelasan," Tuturnya.

Selain itu, PDI-P juga meminta kejelasan keberadaan posisi lahan yang dimaksud hingga persoalan penguasaan secara fisik dan dokumen.

"Apakah tanah seluas 23 Ha itu benar-benar berlokasi di kawasan JIS, dan apakah bisa dibuktikan bahwa tanah tersebut telah dikuasai secara fisik maupun dokumen sertifikat atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta?" Tegasnya.

Baca juga: Kegiatan di Jakarta Disetop Pukul 21.00, Anies Baswedan Minta Pengelola Usaha Tidak Ambil Keuntungan

Sebagaimana yang telah dikatakan, kinerja keuangan PT Jakpro pada tahun 2020 mencatat rugi bersih sebesar Rp 347.69 miliar, angka tersebut melonjak dari kinerja tahun 2019 yang mengalami rugi bersih sebesar Rp13.87 miliar.

Sementara dengan kondisi demikian, Gubernur DKI Jakarta telah mengajukan perubahan atas Peraturan Daerah No 10 Tahun 2018. Yang mana dalam perubahan tersebut terdapat usulan anggaran PMD kepada PT Jakpro sebesar Rp 5,9 triliun dalam bentuk inbreng lahan untuk pengembangan Kawasan Olahraga Terpadu (KOT) JIS.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved