Kemanusiaan

Kolaborasi Smile Train, Pusdokkes Polri, dan Perapi Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis 1.000 Anak

Kegiatan ini telah memecahkan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori operasi sumbing terbanyak selama pandemi.

Istimewa
Kolaborasi Smile Train Indonesia bersama Pusdokkes Polri dan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (Perapi) dalam menggelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Sumbing Langit-langit secara serentak di seluruh RS Bhayangkara di Indonesia mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), Selasa (15/6/2021), di RS Bhayangkara Pusat Raden Said Sukanto, Jakarta. 

Mayjen TNI dr Budiman, SpBP-RE, MARS, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (Perapi) menjelaskan, anak-anak yang terlahir dengan kondisi bibir sumbing beresiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, berbicara, serta beresiko tinggi mengalami malnutrisi.

“Jika kondisi ini tidak segera ditangani, akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kesehatan anak dalam jangka panjang, sehingga juga membawa dampak besar terhadap kualitas dan kemajuan suatu negara,” paparnya.

Jangkau seluruh Indonesia

Sebagai upaya mengurangi resiko tersebut, Smile Train Indonesia, bermitra dengan ratusan rumah sakit, tenaga medis profesional, serta institusi-institusi lokal lainnya termasuk Pusdokkes Polri dan PERAPI, untuk melakukan layanan operasi gratis bibir sumbing.

Hal ini dilakukan agar layanan ini dapat menjangkau pasien dari seluruh Indonesia, bahkan di tengah pandemi yang penuh tantangan ini.

Deasy Larasati Country Manager Smile Train Indonesia mengatakan, “Selama satu tahun terakhir, kita semua mengalami dampak dari pandemi ini, termasuk kami di Smile Train Indonesia. Namun, kami tetap semangat untuk terus berupaya agar pasien-pasien kami mendapat pelayanan dan menjalani hidup dengan lebih baik.”

Walaupun sempat tertunda dan harus menunggu lebih lama karena pandemi ini, pihaknya bersyukur operasi gratis bibir sumbing ini dapat berjalan kembali, melalui kerjasama dengan Pusdokkes Polri dan Perapi.

“Oleh karena itu, kami ingin berterima kasih dan memberikan selamat kepada Pusdokkes Polri dan Perapi karena telah memberikan layanan operasi gratis bibir sumbing kepada lebih dari 1.000 anak-anak di seluruh Indonesia di masa adaptasi baru ini,“ urainya. 

Rekor MURI

Layanan Operasi Gratis Bibir Sumbing dilakukan selama periode di bulan Juni 2021.

Per tanggal hari ini sebanyak lebih dari 1.000 pasien terdaftar, dan sebanyak 752 operasi telah berhasil dilaksanakan di 38 RS Bhayangkara dari seluruh Indonesia.

Hingga saat ini juga masih berlangsung kegiatan operasi di beberapa wilayah, termasuk RS Bhayangkara Jambi, RS Bhayangkara Semarang, RS Bhayangkara Banten, RS Bhayangkara Denpasar, RS Bhayangkara Mataram, RS Bhayangkara Ambon, RS Bhayangkara Palangkaraya, dan RS Bhayangkara Bandung.

Kegiatan ini mendapatan perhatian khusus dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai jumlah operasi sumbing terbanyak.

Jusuf Ngadri dari Dewan MURI mengatakan, “Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) mengucapkan selamat kepada Smile Train Indonesia, Pusdokkes Polri, dan Perapi atas terpecahkannya rekor operasi sumbing terbanyak selama pandemi.”

“Kami mengapresiasi dedikasi mulia Smile Train Indonesia Pusdokkes Polri, dan Perapi yang telah berupaya untuk membantu pasien sumbing di Indonesia, bahkan di masa yang menantang ini. Semoga di masa depan, makin banyak masyarakat Indonesia yang terbantu, demi kesehatan dan kesejahteraan bangsa,“ tuturnya.

Keberlanjutan Smile Train

Smile Train memberdayakan tenaga ahli medis dalam negeri dengan pelatihan, pendanaan, dan sumber daya untuk memberikan operasi celah gratis dan perawatan celah yang komprehensif untuk anak-anak di seluruh dunia.

Smile Train mengedepankan solusi berkelanjutan dan model kesehatan global yang terukur untuk perawatan celah,  yang meningkatkan kualitas hidup anak-anak, termasuk kemampuan mereka untuk makan, bernapas, berbicara, dan pada akhirnya berkembang sesuai dengan tahapan usianya. Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi smiletrain.org.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved