Uji Coba PTM
Sempat Lockdown Akibat Ada Guru Terpapar Covid-19, SDN 08 Kenari Kembali Gelar PTM
"Jadi yang terpapar ini guru. Cuma guru ini sedang work from home. Bukan klaster sekolah dari luar, kebetulan dia juga nggak ngajar,
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
WARTAKOTALIVE.COM,SENEN --- Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 08 Kenari, Senen, Jakarta Pusat, yang sempat terhenti karena ada seorang gurunya positif Covid-19, kini sudah berjalan lagi.
Akibat seorang guru di SDN 08 Kenari, terpapar Covid-19, sekolah ditutup sementara selama tiga hari.
Hanya saja, saat ini PTM sudah kembali dilakukan setelah melakukan lockdown selama tiga hari sejak Kamis (10/6/2021) beberapa hari lalu.
Kasudin Pendidikan II Jakarta Pusat, Uripasih, membenarkan terkait lockdown sekolah akibat ada seorang guru yang terpapar Covid-19.
Hanya saja ia memastikan jika saat ini PTM sudah kembali berjalan.
"Sekarang udah mulai masuk lagi. Kemarin di Lockdown selama tiga hari. Terus juga oleh PMI juga sudah disinfektan," kata Uripasih dikonfirmasi, Selasa (15/6/2021).
Dikatakan Uripasih, jika guru yang terpapar Covid-19 bukan guru yang biasa hadir saat PTM.
Bahkan guru itu pun melaksanakan work from home saat pelaksanaan PTM.
Sehingga ia memastikan, guru itu bukan terpapar dari lingkungan sekolah.
"Jadi yang terpapar ini guru. Cuma guru ini sedang work from home. Bukan klaster sekolah dari luar, kebetulan dia juga nggak ngajar, karena ada nama guru yang kita sempat lockdown, kita semprot," katanya.
Menurut Uripasih, baru SDN 08 Kenari yang sempat di lockdown selama tiga hari untuk sekolah yang berada di wilayah II Jakarta Pusat.
Selebihnya belum ada informasi terkait kasus Covid-19 di sekolah.
"Belum ada sejauh ini baru Kenari 08. Itu pun juga gurunya tidak di sekolah. Jadi guru pembelajaran online. Tapi kami sudah buka kembali untuk PTMnya," ujarnya.
Sementara, Kepala Sekolah SDN Kenari 08 Hardi Priyono justru mengungkapkan jika ada dua guru yang positif Covid-19 termasuk dirinya yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri
"Yang positif kebetulan ada dua lagi, termasuk saya," kata Hardi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ptm-di-sdn-087-kenari-jakpus.jpg)