Virus Covid19
Letkol M Arifin Minta Masyarakat Waspada karena Kasus Virus Covid-19 Sudah Lampu Kuning
Koordinator Humas RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Letkol TNI AL M Arifin, meminta masyarakat waspada karena kasus Covid-19 tengah melonjak.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus Covid-19 beberapa akhir pekan ini terus mengalami kenaikan, bahkan saat ini jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran pun terus mengalami kenaikan.
Koordinator Humas RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Letkol TNI AL M Arifin mencatat hingga saat ini sudah ada 5.400 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di Wisma Atlet. Jumlah ini hampir melebihi batas normal yang ada.
Baca juga: Pasien Covid-19 Membeludak di Wisma Atlet, Komandan Lapangan: Lampu Kuning Jelang Merah
"Pasien udah 5.400 an, ya sebenarnya kalo bed normal kita itu 5.994 jadi tinggal berapa itu," kata M. Arifin di Wisma Atlet Pademangan, Selasa (15/6/2021).
Dikatakan Arifin, ini menjadikan lampu kuning untuk seluruh masyarakat Indonesia. Untuk itu dirinya selalu mengingatkan dan meminta masyarakat untuk satu dengan lainnya menginggatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan.
"Marilah kita sama-sama saling mengingatkan, udah terjadi seperti ini untuk tidak saling menyalahkan, tapi saling mengingatkan dan perbaikan untuk kedepan, jadi sama-sama bekerja, mudah-mudan semua bisa teratasi," katanya.
Jika berkaca pada sebelum lebaran. Arifin menyebut kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran hanya terisi 15 persen atau sekitar 500 pasien. Namun saat ini justru melonjak lebih dari 5.000 pasien.
"Itu kalo lebarannya ga berakibat seperti ini, saya yakin hari ini tinggal 5 persen, kalau ga ada penambahan yang drastis seperti sekarang ini. Kita harus bereskan ini, jangan sampe terulang kembali, hulu kita di hilir menjalankan tugas sebaiknya," katanya.
Arifin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mematuhi aturan yang ada.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Wisma Atlet Siapkan Tower 8 Tampung 1.569 Pasien Gejala Ringan
Sebab ia merasa percuma jika 62.000 pasien yang sembuh selama setahun. Kini kembali melonjak dan cukup mengkhawatirkan.
"Dengan kerja sama yang baik dapat dikendalikan, minimal dikendalikan, sejalan dengan pelaksaan vaksinasi, vaksinasi jalan kemudian heart imunity kita, prokes dilaksanakan, kemudian yang positif disembuhkan kan nanti lama-lamw sedikit angkanya," ucapnya.
Antisipasi lonjakan lonjakan pasien Covid-19 yang melakukan isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, membuat RSDC melakukan langkah alternatif.
Setelah melakukan penambahan tempat tidur pasien, kini dilakukan penambahan tempat isolasi pasien Covid-19 khusus pasien gejala ringan di Wisma Atlet Pademangan di Tower 8, Jakarta Utara.
Menurut Arifin, terkait persiapan Wisma Atlet Pademangan di Tower 8 sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 telah mencapai 75 persen.
"Jadi ini sudah tahap sudah diberes beresin. Jadi tinggal dipasang udah siap semua, nanti tinggal 75 persen lah bisa dikatakan," katanya.
Sejauh ini, Wisma Atlet Pademangan tower 9 dan 10 difungsikan sebagai tempat karantina bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru saja tiba di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/m-arifin.jpg)