Kamis, 30 April 2026

Mayjen Dudung Abdurachman

Mayjen Dudung Abdurachman Minta Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Bertindak Tegas

Mayjen Dudung Abdurachman yang kini menjabat Pangkostrad, berpesan pada Kapolda Metro dan Pangdam Jaya untuk tegas mengamankan ibu kota.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Pangkostrad Mayjen TNI Dudung Abdurachman berpesan pada Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya untuk tegas bertindak kepada siapa pun yang berani menggoyang Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mayjen Dudung Abdurachman yang kini menjabat Pangkostrad, berpesan pada Kapolda Metro dan Pangdam Jaya untuk tegas mengamankan ibu kota.

Sebab, Jakarta adalah barometer keamanan di Indonesia.

Dudung tak mau keamanan yang sudah terbentuk di Jakarta ini, tercabik setelah posisinya sebagai Pangdam Jaya ditinggalkan.

Baca juga: Mayjen TNI Dudung Abdurachman Resmi Menjabat Pangkostrad, Letjen Eko Margiyono Geser Jadi Kasum TNI

Karenanya ia meminta Pangdam Jaya yang baru dan Kapolda Metro Jaya untuk terus bersinergi menjaga keamanan Ibukota.

"Jakarta adalah barometer dan pintu gerbang. Oleh karenanya, saya sering sampaikan ke Kapolda Metro, kalau untuk NKRI, untuk DKI, Untuk Jakarta, untuk persatuan dan kesatuan, kita jangan pernah ragu dalam berpikir dan bertindak. Tetap tegakkan," kata Dudung.

Karena itu, meski tak lagi menjabat Pangdam Jaya dan kini menjabat Pangkostrad, Dudung berjanji akan tetap memback-up Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan Ibu Kota.

Hal itu dikatakan Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat dilepas oleh jajaran Polda Metro Jaya untuk menjabat Pangkostrad di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/6/2021).

"Saya sebagai Panglima Kostrad, punya pasukan yang begitu besar. Saya akan menbackup Kodam Jaya dalam bersinergi dengan kepolisian Polda Metro Jaya menjaga keamanan Ibu Kota," katanya.

Baca juga: Daftar Lengkap 80 Pati TNI yang Dimutasi, Mayjen TNI Dudung Abdurachman Promosi Jadi Pangkostrad

Ia juga berharap apa yang sudah dilakukannya dengan bersinergi secara baik dengan Polda Metro Jaya, terus dilakukan ke depan.

"Ini bisa dilakukan kita semua hanya satu demi tegaknya NKRI, persatuan dan kesatuan. Siapapun yang nencoba, maka TNI-Polri akan berada di depan membela," katanya.

Dudung sebelumnya menjabat Pangdam Jaya, kini telah resmi ditunjuk menjabat Pangkostrad.

Selama menjabat Pangdam Jaya, Dudung cukup sering selalu bersama-sama Kapolda Metro Jaya, dalam menjalankan tugas menjaga keamanan Ibu Kota Jakarta.

Karena itulah, Dudung menjadi warga kehormatan Polda Metro Jaya, dan Polda Metro Jaya melakukan seremonial sederhana sebagai bentuk penghormatan, dalam melepasnya untuk berbakti di jabatan baru sebagai Pangkostrad.

Baca juga: Rizieq Shihab Sindir Dudung Abdurachman Soal Penurunan Baliho: Pangdam Jaya Tidak Punya Nyali

Penghantaran Warga Kehormatan Polda Metro Jaya Mayjen TNI Dudung sebagai Pangkostrad dilakukan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

Saat pelepasan, Dudung menaiki mobil Baraccuda milik Brimob dan diarak di Mapolda Metro Jaya. 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran kemudian memberikan kalung berbentuk bunga untuk Dudung.

Dudung pun menaiki mobil komando Brimob milik Polda Metro Jaya dan diarak ke arah keluar pintu Polda Metro Jaya.

Saat prosesi pengarakan, seluruh personel Polda Metro Jaya tampak memberikan sikap hormat ke arah Dudung.

Sesampainya di pintu keluar utama Polda Metro Jaya, Dudung menaiki mobil pribadinya dan pergi meninggalkan Polda Metro Jaya. 

Baca juga: Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman Sebut 141 WNA India di Jakbar Negatif Covid-19: Dikarantina

Fadil Imran mengatakan acara seremonial melepas Dudung menjadi Pangkostrad ini, adalah sebuah penghormatan dari seluruh jajarannya.

"Polda Metro Jaya menjadi saksi Hari ini kita melepas seorang perwira tinggi yang memiliki dedikasi yang luar biasa untuk menjaga negeri. Tidak ada cara yang terindah dan terhormat bagi kami, selain melepas dengan sederhana namun penuh dengan makna," kata Fadil.

Dudung kata Fadil, bukan sekedar Pangdam Jaya bagi seluruh anggota Polda Metri Jaya.

"Tapi beliau adalah tauladan dan kebanggaan dalam menjaga keamanan Ibu Kota. Menjaga etalase negeri agar tetap sejuk, damai untuk semua," ujar Fadil.

"Karenanya di sore yang indah ini, dalam suasana dan cuaca yang begitu bersahabat, kami ingin melepas beliau, semoga di tempat tugas yang baru Panglima dapat lebih berkarya untuk negeri," imbuhnya.

"Terbanglah tinggi Garudaku, untuk melindungi Ibu Pertiwi. Selamat jalan Jenderal kebanggaan kami semua. Semoga contoh dan teladan, tetap mengalir dalam darah dan ingatan kami. Untuk berbakti kepada negeri," katanya.

Baca juga: Mayjen Dudung Abdurachman akan Kerahkan 1.000 Personel Bantu Pengamanan Trihari Suci dan Paskah

Fadil juga mengucapkan terimakasih atas semua kerjasama yang terjalin selama ini saat Mayjen TNI Dudung Abdurachman menjabat Pangdam Jaya.

Sementara itu,  Dudung dalam kesempatan yang sama mengatakan sangat berkesan bekerja sama dengan jajaran Polda Metro Jaya saat ia menjabat Pangdam Jaya.

"Ada kesan yang mendalam antara Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Seperti tidak bisa dipisahkan, begitu erat, begitu guyub, begitu kompak dan begitu tanggap, terhadap setiap perkembangan situasi keamanan dan apa yang sudah dilakukan," katanya. 

Tentunya kata Dudung, ia berterima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini.

"Saya berterima kasih banyak kepada Kapolda, kepada Kapolres sebagai ujung tombak jajaran hingga ke bhabinkamtibmas. Saya tahu bagaimana kalian di lapangan. Bagaimana perihnya menghadapi demonstran, perihnya menghadapi Covid-19. Tapi ini semua adalah demi bangsa dan negara," tandasnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved