Selasa, 21 April 2026

Euro 2020

Leonardo Spinazzola Bintang Pertandingan Laga Turki vs Italia 0-3, Ini Profil Leonardo Spinazzola

Terpilih sebagai bintang pertandingan dan memperoleh Star of the Match award laga Turki vs Italia adalah Leonardo Spinazzola. Siapa Spinazzola?

Twitter @Azzurri
Timnas Italia bikin Turki babak belur dengan kemenangan 3-0. Italia kini memimpin klasemen Grup A, laga berikutnya lawan Swiss. Dan terpilih sebagai bintang pertandingan adalah Leonardo Spinazzola 

WARTAKOTALIVE.COM, ROMA -- Turki vs Italia berakhir dengan kemenangan telak Azzurri 3-0.

Terpilih sebagai bintang pertandingan dan memperoleh Star of the Match award adalah Leonardo Spinazzola.

Siapa Spinazzola?

Ia adalah pemain sepak bola Italia yang bermain sebagai gelandang kiri atau bek sayap untuk klub Serie A Roma dan tim nasional Italia.

Baca juga: Hasil Akhir Turki vs Italia 0-3, Italia Pimpin Klasemen Grup A, Laga Berikutnya Lawan Swiss

Baca juga: Euro 2020 Italia Taklukkan Turki 3-0, Gebrakan di Awal Babak Kedua Berujung Gol Bunuh Diri

Lahir di Foligno, Spinazzola memulai karirnya di tim muda Siena.

Pada tahun 2010, ia bergabung dengan Juventus dalam kontrak sementara dan ditugaskan ke skuad Primavera.

Pada bulan Juni 2012 Juventus menandatangani setengah dari hak kontraknya  400.000 euro.

Pada tanggal 5 Juli 2012 Spinazzola dan Filippo Boniperti dipinjamkan ke klub Serie B Empoli dengan status pinjaman selama satu musim.

Baca juga: Euro 2020, Main di Kandang Sendiri Denmark Tak Ingin Dipermalukan Finlandia

Pada tanggal 1 September ia memainkan pertandingan pertamanya sebagai seorang profesional, masuk sebagai pemain pengganti babak kedua dalam hasil imbang 2-2 melawan Novara.

Spinazzola mencetak gol profesional pertamanya pada tanggal 15, tetapi dalam kekalahan 2-4 di Livorno.

Setelah tampil hanya dalam tujuh pertandingan, masa peminjamannya dipersingkat dan dia pindah ke Virtus Lanciano juga dalam kontrak sementara pada Januari 2013.

Spinazzola hanya tampil di tiga laga bersama Virtus, semuanya dari bangku cadangan.

Pada 10 Agustus 2013 ia kembali dipinjamkan, kali ini ke klub pertamanya Siena

Baca juga: Timnas Indonesia Digunduli UEA 5-0, Evan Dimas Trending dan Dibully karena Gagal Cetak Gol Penalti

Ia tampil secara reguler bersama klub yang terakhir, berkontribusi dengan 24 pertandingan dan satu gol untuk yang terakhir, yang nyaris tidak lolos ke babak play-off.

Pada bulan Juni 2014 perjanjian kepemilikan bersama antara Siena dan Juventus diperbarui lagi.

Namun, setelah kebangkrutan Siena pada bulan Juli, Juventus memperoleh sisa 50 persen hak pendaftaran Spinazzola dari Siena secara gratis.

Pada 11 Agustus 2014, Spinazzola bergabung dengan klub Serie A Atalanta juga dalam kesepakatan pinjaman.

Pada tanggal 23 Agustus, ia melakukan debut untuk klub, mencetak gol terakhir dari kemenangan kandang 2-0 melawan Pisa di Coppa Italia.

Spinazzola melakukan debutnya di papan atas Italia pada tanggal 31 Agustus, menggantikan Marcelo Estigarribia pada menit ke-82 dari hasil imbang 0-0 melawan Verona.

Baca juga: Sedang Berlangsung Turki vs Italia, Pertahanan Turki Terkepung Habis, Namun Belum Ada Gol

Setelah dipinjamkan ke Vicenza dan Perugia, Spinazzola kembali ke Atalanta pada Juli 2016.

Setelah menghabiskan dua musim dengan status pinjaman bersama Atalanta, Spinazzola kembali ke Juventus pada musim panas 2018.

Menyusul cedera yang membuatnya absen pada paruh pertama musim 2018–19, Spinazzola melakukan debutnya di Juventus pada 12 Januari 2019, dalam kemenangan tandang 2-0 atas Bologna di Coppa Italia.

Dia membuat debut Liga Champions pada 12 Maret, dimulai dengan kemenangan kandang 3-0 atas Atlético Madrid, di babak 16 besar turnamen, yang memungkinkan Juventus untuk maju ke perempat final agregat 3-2. [

Pada 1 Juli 2019, Leonardo Spinazzola bergabung dengan Roma dari Juventus seharga €29,5 juta, menandatangani kontrak empat tahun dengan klub, sementara Luca Pellegrini pindah ke arah yang berlawanan.

Pada Januari 2020, Spinazzola hampir pindah ke Inter Milan dengan imbalan Matteo Politano namun kesepakatan itu gagal pada menit terakhir karena Inter tidak sepenuhnya puas dengan kondisi fisik Spinazzola.

Baca juga: Piala Walikota Solo, Kaesang Pangarep Ingin Persis Solo Kalahkan PSG Pati, Kalau Gol Terserah Pemain

Pada tanggal 28 Maret 2017, Spinazzola membuat debut internasional seniornya untuk tim nasional sepak bola Italia, bersama dengan empat pemain lainnya, masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan tandang 2-1 melawan Belanda.[20]

Pada Juni 2021, ia dimasukkan dalam skuad Italia untuk UEFA Euro 2020 oleh manajer Roberto Mancini.

Meskipun secara alami kaki kanan,Spina zzola lebih suka bermain di sayap kiri, baik sebagai full-back, wing-back, atau winger.

Pemain serba bisa, ia juga mampu bermain di sisi kanan lapangan.

Seorang pemain yang cepat, atletis, dan berpikiran ofensif, ia dikenal karena staminanya, kecepatan dan akselerasi kelas dunia, fisik, dan keterampilan dribblingnya yang halus, yang memungkinkannya untuk mengalahkan lawannya dalam situasi satu lawan satu di sayap dengan tipuan atau perubahan kecepatan.

Dia juga mampu memainkan bola pertama kali, memotong ke tengah dan memberikan umpan silang ke reka setimnya, atau memberikan kedalaman pada timnya dengan serangannya di sisi sayap.

Baca juga: Hasil Akhir Timnas Indonesia Vs UEA, Tim Garuda Kalah 0-5

Secara defensif, ia dikenal karena antisipasi dan kemampuannya di udara.

Fleksibilitas, karakteristik, peran, dan gaya bermainnya telah menarik perbandingan dengan mantan bek sayap Italia dan Juventus Gianluca Zambrotta, yang oleh Spinazzola sendiri disebut sebagai salah satu pengaruh utamanya.

Italia Menang 3-0

Sebuah momen yang akan tercatat dalam sejarah Euro tercipta dalam kemenangan 3-0 timnas Italia atas timnas Turki.

Timnas Turki dan timnas Italia berhadapan pada matchday pertama Grup A EURO 2020 di Stadion Olimpico, Jumat (11/6/2021) waktu setempat atau Sabtu pukul 02.00 WIB.

Pertandingan yang merupakan laga pembuka Piala Eropa itu berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan timnas Italia.

Dilansir BolaSport.com dari Whoscored, sepanjang laga timnas Italia memperoleh 63,4 persen penguasaan bola dan timnas Turki mendapat 36,6 persen sisanya.

Peluang timnas Italia pada pertandingan itu berjumlah 24 dengan delapan tembakan yang tepat sasaran.

Sementara itu, pada periode yang sama, timnas Turki hanya melepaskan tiga percobaan tanpa ada yang menemui sasaran.

Baca juga: Starting XI dan Live Streaming Turki vs Italia, Azzurri Pasang Trisula Berardi, Immobile, Insigne

Jalannya pertandingan

Bermain di negara sendiri plus dukungan dari ribuan pendukung yang menyaksikan langsung di Stadion Olimpico benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh timnas Italia.

Hal tersebut ditambah permainan timnas Italia yang mengombinasikan umpan-umpan pendek dengan passing jauh berhasil membuat pertahanan timnas Turki goyah dalam beberapa kesempatan, dan Gli Azzurri memanfaatkan itu untuk melepaskan percobaan.

Peluang pada menit ke-3 contohnya. Berawal dari serangan yang dibangun dari sisi kanan penyerangan, penyerang sayap timnas Italia, Domenico Berardi, sukses mendapat ruang terbuka dan lalu mengirimkan umpan silang mendatar ke dalam kotak penalti.

Umpan dari Domenico Berardi itu kemudian disambut oleh striker timnas Italia, Ciro Immobile, menggunakan sepakan kaki kanan dari jarak dekat.

Akan tetapi, peluang tersebut masih belum membuahkan hasil untuk pasukan Roberto Mancini lantaran tendangan Ciro Immobile masih melebar di sisi kiri gawang timnas Turki yang dikawal Ugurcan Cakir.

Menit ke-18, timnas Italia kembali membuat percobaan.

Baca juga: Live Streaming Grup A Euro 2020 Turki Vs Italia, Ini Susunan Pemainnya

Kerja sama satu-dua antara dua penyerang timnas Italia, Lorenzo Insigne dan Domenico Berardi, berhasil membuat sebuah ruang kosong di dalam kotak penalti timnas Turki.

Lorenzo Insigne yang melihat peluang itu langsung mengejar bola dan lalu menyepaknya menggunakan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Sepakan Lorenzo Insigne melaju kencang ke arah tiang jauh, namun itu juga belum membuahkan hasil karena tembakanya melebar di sisi kiri gawang Cakir.

Gol untuk timnas Italia hampir saja tercipta saat laga memasuki menit ke-22.

Umpan lambung Lorenzo Insigne yang dikirim dari tendangan sudut sebelah kanan penyerangan berhasil menemui bek Gli Azzurri, Girogio Chiellini.

Tandukan Giorgio Chiellini melaju kencang ke sisi kiri atas gawang timnas Turki, namun jari-jemari Cakir menggagalkan upaya kapten timnas Italia itu.

Tidak ada tim yang mampu mencetak gol sampai wasit Danny Makkelie menyudahi jalannya paruh pertama.

Alhasil, skor kacamata alias 0-0 bertahan hingga kedua kubu masuk ke ruang ganti untuk turun minum.

Kebuntuan akhirnya pecah saat babak kedua baru berjalan selama delapan menit.

Aksi Berardi yang menggocek-gocek di sisi kiri kotak penalti timnas Turki berhasil membuatnya mendapat ruang untuk melepaskan umpan kepada rekannya yang menunggu di muka gawang.

Tanpa pikir panjang, Berardi pun langsung melepaskan umpan yang sedikit melayang menggunakan kaki kanannya.

Bek timnas Turki, Merih Demiral, yang berada di muka gawang berusaha memblok laju bola menggunakan badannya.

Usaha Merih Demiral itu justru membuat bola berbelok ke arah gawangnya sendiri dan Cakir tidak sempat menghentikannya. Italia satu, Turki nol.

Selain membuat timnas Italia unggul, gol bunuh diri ini juga menjadi sebuah momen bersejarah di sepanjang gelaran EURO.

Dilansir BolaSport.com dari Opta, ini adalah kali pertama dalam sejarah Piala Eropa bahwa gol pertama dalam turnamen tercipta lewat gol bunuh diri.

Menit ke-66, Italia sukses menggandakan keunggulan.

Sepakan voli kaki kanan Leonardo Spinazzola yang dibuat dari kotak penalti berhasil ditepis oleh Cakir dan menghasilkan bola rebound.

Bola mentahan itu kemudian dihajar Immobile menggunakan sepakan kaki kanan dari jarak dekat.

Tembakan Immobile mengarah ke sisi kiri gawang dan Cakir yang belum beranjak dari posisi sebelumnya tidak bisa berbuat banyak saat bola merobek jalanya untuk kedua kali pada pertandingan ini.

Insigne membawa timnas Italia semakin menjauh dari kejaran timnas Turki dengan mencetak gol ketiga Gli Azzurri pada menit ke-79.

Umpan pendek yang dikirim Immobile dari depan kotak penalti berhasil menemui Insigne yang berlari di sisi kiri penyerangan.

Baca juga: Siaran Langsung dan Live Streaming Timnas Indonesia Vs UEA Malam Ini, Osvaldo Haay Starter

Setelah menguasai bola, Insigne langsung melepaskan tembakan melengkung menggunakan kaki kanan sisi kanan kotak penalti timnas Turki.

Bola sepakan Insigne mengarah ke tiang jauh, dan lagi-lagi Cakir terpaksa memungut bola dari dalam gawangnya setelah tidak mampu berbuat apa-apa untuk menggagalkan upaya striker yang di level klub memperkuat Napoli itu.

Tidak ada gol tambahan hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Hal ini membuat timnas Italia keluar sebagai pemenang dalam laga pertama EURO 2020.

Turki 0-3 Italia (Merih Demiral 53'-GBD, Ciro Immobile 66', Lorenzo Insigne 79')

Berikut ini susunan pemain timnas Turki dan timnas Italia

Turki (4-1-4-1): 23-Ugurcan Cakir; 2-Mehmet Zeki Celik, 4-Caglar Soyuncu, 3-Merih Demiral, 13-Umut Meras; 5-Okay Yokuslu (21-Irfan Kahveci 65'); 9-Kenan Karaman (26-Halil Dervisoglu 76'), 6-Ozan Tufan (22-Kaan Ayhan 64'), 10-Hakan Calhanoglu, 11-Yusuf Yazici (7-Cengiz Under 46'); 17-Burak Yilmas

Pelatih: Senol Gunes

Italia (4-3-3): 21-Gianluigi Donnarumma; 24-Alessandro Florenzi (2-Giovani Di Lorenzo 46'), 3-Giorgio Chielini, 19-Leonaro Bonucci, 4-Leonardo Spinazzola; 5-Manuel Locatelli (16-Bryan Cristante 73'), 8-Jorginho, 18-Nicolo Barella; 11-Domenico Berardi (20-Federico Bernardeschi 85'), 17-Ciro Immobile (9-Andrea Belloti 81'), 10-Lorenzo Insigne (14-Federico Chiesa 81')

Pelatih: Roberto Mancini

Wasit: Danny Makkelie

Klasemen Sementara

1 Italia 1 1 0 0 3 - 0 +3 3

2 Swiss 0 0 0 0 0 0 +0 0

3 Wales 0 0 0 0 0 0 +0 0

4 Turki 1 0 0 1 0 - 3 -3 0

Jadwal Grup A

Sabtu, 12 Juni 2021 pukul 20.00 WIB Wales vs Swiss, live MNC TV & Mola TV

Rabu, 16 Juni 2021 pukul 23.00 WIB Turki vs Wales, live RCTI & Mola TV

Kamis, 17 Juni 2021 pukul 02.00 WIB Italia vs Swiss, live RCTI & Mola TV

Minggu, 20 Juni 2021 pukul 23.00 WIB Swiss vs Turki, live Mola TV

Minggu, 20 Juni 2021 pukul 02.00 WIB Italia vs Wales, live RCTI & Mola TV

Sebagian artikel telah tayang di Bolasport.com

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved