Virus Corona Jakarta
Waspada, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Temukan 19 Kasus Covid-19 Varian Baru
Waspada, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Temukan 19 Kasus Covid-19 Varian Baru. Berikut Selengkapnya
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi telah dilakukan kepada 1.999.271 orang (101 persen dari target).
Ditemukan Ribuan Kasus Pasca Libur Lebaran
Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mengidentifikasi klaster mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang jatuh pada 13 Mei 2021 lalu.
Hasilnya, terdapat 988 klaster keluarga dengan jumlah positif Covid-19 mencapai 2.008 orang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, klaster mudik itu terjadi berdasarkan identifikasi petugas dari Jumat (21/5/2021) sampai Kamis (10/6/2021).
Penyebaran Covid-19 semakin masif di Jakarta karena adanya interaksi masyarakat saat libur lebaran beberapa waktu lalu.
Angka itu, kata dia, belum termasuk temuan kasus pada Kamis (10/6/2021) ini mencapai 2.096 orang.
“Kami minta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, jangan melonggarkan protokol kesehatan karena penularan masih terus terjadi,” kata Dwi berdasarkan keterangan yang diterima pada Kamis (10/6/2021).
Dwi menjelaskan, pada Kamis (10/6/2021) ini pihaknya melakukan pengetesan terhadap 15.775 spesimen.
Dari jumlah itu, sebanyak 12.304 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru, dengan hasil 2.096 positif dan 10.208 negatif.
Dia merinci, untuk yang positif sekitar 51 persen atau 1.070 kasus merupakanh hasil tracing Puskesmas yang mayoritas dilakukan di RT PPKM Mikro. Sementara 49 persen atau 1.026 kasus positif ditemukan di fasilitas kesehatan.
“Kami terus memasifkan 3T, tapi kita bisa lihat di sini bahwa kenaikan kasus memang terjadi pascalibur lebaran dan hari ini,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dia punya, distribusi 2.096 kasus positif hari ini tersebat di lima kota dan satu kabupaten di Jakarta.
Dengan rincian, Kepulauan Seribu terdapat dua kasus, Jakarta Barat ada 422 kasus, Jakarta Pusat ditemukan 331 kasus, Jakarta Selatan ada 499 kasus, Jakarta Timur terdapat 637 kasus, dan Jakarta Utara ada 205 kasus.
Dwi memaparkan, dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 760 kasus atau 36 persen adalah orang tanpa gejala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-baru-atau-covid-19a.jpg)