Breaking News:

Berita Video

VIDEO Buruh Geruduk Kantor Bupati Bogor, Tuntut Penetapan UMSK dan Pembatalan UU Cipta Kerja

"Ini kesekian kali kami lakukan demo. Tuntutan kami tetap sama yaitu cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja karena merugikan buruh,"

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Massa buruh Kabupaten Bogor kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kompleks Pemkab Bogor di Cibinong pada Kamis (10/6/2021).

Mereka menuntut penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) dan pembatalan UU Cipta Kerja yang sangat merugikan buruh.

Mujimin dari Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (SP KEP) mengatakan mereka menuntut Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor untuk segera menetapkan UMSK 2021.

"Ini kesekian kali kami lakukan demo. Tuntutan kami tetap sama yaitu cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja karena merugikan buruh," kata Mujimin di Cibinong, Kamis (10/6/2021).

Menurut dia, UU Cipta kerja telah menimbulkan banyak korban di kalangan buruh.

"Banyak teman kita telah menjadi korban UU Cipta kerja ini, mulai dari hak pensiunnya yang tak sesuai sampai dengan mutasi dengan alasan tidak jelas," ungkapnya.

Selain itu, massa buruh juga mendesak Pemkab Bogor segera metapkan UMSK 2021.

"Kami minta Dinas Tenaga Kerja segera mengundang Dewan Pengupahan Kabupaten dari perwakilan buruh dan pengusaha untuk berunding menetapkan UMSK 2021," paparnya.

Dia menambahkan Dinas Tenaga Kerja sudah menjanjikan penetapan UMSK ini sejak Februari 2021 lalu. Tetapi hingga kini janji itu tidak teralisasi.

"Hari ini kami ingin meminta kepastian dari Kadisnaker terkait hal ini," tuturnya.

Pantauan Wartakotalive.com, aksi ini mulai digelar pukul 13.00 WIB dan diikuti sekira 100 buruh dari berbagai serikat pekerja.

Para buruh berasal dari berbagai serikat pekerja seperti SP KEP, KSBSI hingga PPMI 98.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved