Pilpres
Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Capres 2024, Disusul Erick Thohir, Nadiem Makarim dan Tri Rismaharini
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir berpeluang jadi capres di Pilpres 2024.
"Saya pikir semua opsi masih bisa terbuka, usulan dari masyarakat kita tampung, kita pikirkan," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/6/2021).
Habiburokhman mengatakan, keputusan terkait pilpres tetap menunggu keputusan Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra.
Kesediaan Menteri Pertahanan itu maju pada pesta demokrasi 2024 dinanti kader.
"Beliau harus menyatakan kesediaannya nanti, baru kita benar-benar resmi mencalonkan beliau," ucap anggota Komisi III DPR itu.
Habiburokhman mengatakan, kader Gerindra kukuh mendorong Prabowo maju sebagai capres.
Restu kader tersebut disuarakan sejak 2019.
"Pada akhirnya kesediaan beliau lah (Prabowo) yang akan menentukan (jadi capres)," cetusnya.
Berharap Pilpres 2024 Tidak Digelar Dua Ronde
Hasto memastikan, PDIP akan berkoalisi dengan partai yang memiliki kesamaan ideologi.
Harapannya, kata Hasto, pasangan capres dan cawapres yang ada hanya dua dan dipastikan pilpres digelar satu ronde.
"Maka kami akan bangun koalisi sehingga paling tidak pemilu ke depan hanya diikuti dua pasangan calon, tidak akan ada dua pilpres, dua ronde."
"Supaya energi bangsa ini bisa difokuskan untuk mengatasi berbagai persoalan," cetus Hasto.
Sebelumnya, Sekretaris jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani berbicara peluang partainya berkoalisi dengan PDIP, pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Kata Muzani, kemungkinan Gerindra dan PDIP bekerja sama di Pilpres 2024, karena Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto memiliki hubungan yang baik dengan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.
"Hubungan kita yang baik dengan PDIP, hubungan Pak Prabowo yang baik dengan Ibu Mega."