Virus Corona Jakarta
Wagub DKI Ariza Minta Masyarakat Belajar dari Kasus Covid-19 Semper Barat
Wagub DKI Ariza meminta masyarakat belajar dari kasus Covid-19 yang ada di Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat belajar dari kasus Covid-19 yang ada di Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
Pasalnya, RT 01/04 dikarantina (lockdown) lokal akibat adanya 22 orang terpapar Covid-19 usai menghadiri acara tahlilan.
“Ini penting bagi kita menjadi pelajaran di semua komunitas, di tiap lingkungan terkecil harus hati-hati ya. Kebijakan pak Presiden Jokowi terkait mikro lockdown sesuatu yang baik dan kita rasakan hasilnya di Jakarta seluruh Indonesia semakin membaik,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Kamis (3/6/2021) malam.
Video: Lonjakan Penerimaan Pasien Pascalebaran Didominasi ART
Ariza mengatakan, kasus Covid-19 di sana terungkap karena adanya upaya tracing yang dilakukan puskesmas setempat.
Beberapa waktu lalu, petugas melakukan pengetesan terhadap 119 warga di sana, dan hasilnya 22 orang dinyatakan positif.
“Di sana tingkat positif ratenya 17 persen. Jadi memang kami di beberapa titik yang kami rasakan ada peningkatan penularan dilakukan peningkatan tes PCR,” ujarnya.
Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid di RW 04 Semper Barat Lebih Meluas, Polisi Sasar 900 Orang untuk Swab
Baca juga: VIDEO Lockdown di RT 01 RW 04 Kelurahan Semper Barat, 22 Warga Positif Terpapar Covid-19
Hingga kini, kata dia, Dinas Kesehatan DKI masih mencari tahu pasti penyebab pasti penularan Covid-19 di sana.
Namun, dugaan sementara penularan itu karena beberapa faktor di antaranya akibat mudik, silaturahmi dan kegiatan tahlilan.
Namun demikian, masyarakat sekarang harus lebih waspada karena adanya virus varian baru dari India, Inggris dan Afrika Selatan.
Bahkan virus dari India sudah masuk ke Jakarta meski yang terpapar baru dua orang.
Baca juga: Wilayah RT 01/04 Semper Barat Berlakukan Lockdown, Penjagaan Keluar Masuk Warga Diperketat 24 Jam
“Seperti disampaikan penularannya lebih cepat dan juga cukup mematikan. Sekali lagi semuanya harus hati-hati, kita masih terus berjuang melawan pandemi Covid-19 dan terus meningkatkan upaya-upaya terkait vaksinasi,” jelasnya.
Berulang kali Ariza berpesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan media sosial untuk menjalin silaturahmi dengan kerabat atau keluarga lain.
Mereka dapat menggunakan layanan panggilan video (video call) untuk saling berinteraksi dengan kerabat atau keluarga yang ada di daerah lain.
“Kami minta tradisi silaturahmi yang baik ini tetap dijaga dan dipelihara, tapi tidak dengan cara fisik atau langsung. Silaturahminya kan bisa melalui daring, video call jadi tidak mengurangi substansi makna,” ucapnya.
Baca juga: Klaster Tahlilan, Ada 10 Anak-anak di Cilincing Terpapar Covid-19, Ketua RW Semper Barat: Lockdown
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/lockdown-di-semper136.jpg)