Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Nasional

Prabowo Subianto: Kader Gerindra Jadi Petinggi PT TMI karena Pensiunan Militer dan Pakar

Effendi Simbolon mengatakan, Menhan Prabowo Subianto dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Rabu, menjelaskan peran PT Teknologi Militer Indonesia.

Tayang:
Reuters via dw.com
Menhan Prabowo Subianto mengatakan, para kader Gerindra ini menjabat sebagai petinggi PT TMI karena latar belakang pensiunan militer dan pakar, Rabu (2/6/2021). Foto dok: Prabowo Subianto. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjelaskan alasan dijadikannya kader Partai Gerindra menduduki jabatan tinggi di PT Teknologi Militer Indonesia (TMI).

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, hanya kebetulan ada koleganya di Gerindra menjabat komisaris di PT TMI.

Prabowo mengatakan, para kader Gerindra ini menjabat sebagai petinggi PT TMI karena latar belakang pensiunan militer dan pakar.

Klarifikasi dan penegasan itu disampaikan Prabowo kepada Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Rabu (2/6/2021).

Effendi Simbolon mengatakan, Menhan Prabowo Subianto dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Rabu, menjelaskan peran PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) bukanlah broker (makelar) dalam pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI senilai Rp1.760 triliun.

Baca juga: Kecelakaan Alutsista Lagi, KRI Teluk Jakarta-541 Karam di Laut Masalembo

Baca juga: Teras Narang Minta Pemerintah Alokasikan Anggaran PUPR dan Alutsista untuk Penanganan Covid19

"Beliau menjelaskan terkait PT TMI, disebutkannya dibentuk hanya untuk membantu Kemhan melakukan studi. Namun informasi yang berkembang PT TMI bertindak sebagai broker namun Menhan menjamin tidak akan terjadi," kata Effendi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Effendi mengatakan, Menhan menjamin bahwa PT TMI tidak akan menjadi broker tetapi hanya akan menjadi konsultan.

Menurut dia, dirinya juga meminta penjelasan Menhan terkait informasi bahwa orang-orang dekat Menhan masuk dalam jajaran komisaris di PT TMI.

"Tadi juga kami tanyakan terkait apakah ini hanya ada kepentingan partai tertentu dan kolega kedekatan. Menhan mengatakan tidak ada, (PT TMI) kebetulan orang yang sudah pensiun dan para pakar," ujarnya.

Baca juga: Prabowo Kunjungi Tujuh Negara, Politisi Demokrat Nyinyir : Modernisasi Alutsista Bukan Jalan-jalan

Effendi mengatakan, Prabowo mengaku hanya kebetulan ada koleganya di Gerindra menjabat komisaris di PT TMI.

Prabowo mengatakan, para kader Gerindra ini menjabat sebagai petinggi PT TMI karena latar belakang pensiunan militer dan pakar.

"Kita konfirmasi juga, apakah ini hanya ada kepentingan partai tertentu ada kolega kedekatan, beliau bilang enggak. Ini kebetulan saja mereka pensiunan para pakar, jadi tidak ada kaitan," katanya.

Anggota DPR bantah isu Menhan tunjuk TMI tangani pengadaan Alutsista

Baca juga: Awas Banjir Rob, Tinggi Muka Air Laut di Pompa Pasar Ikan Jakarta Utara Lebih dari 2 Meter

Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas membantah isu yang menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menunjuk PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) menangani proyek pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) senilai Rp1.760 triliun.

"PT TMI adalah wadah yang sejalan dengan keinginan Menhan Prabowo agar Indonesia tidak dibohongi mafia Alutsista," kata Yan Mandenas di Jakarta, Rabu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved