Sabtu, 11 April 2026

Berita Jakarta

Gilbert Simanjuntak Anggap Penyediaan Jalur Sepeda hanya Pemborosan

Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai, penyediaan jalur sepeda di Jakarta pemborosan energi dan sumber daya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Wartakotalive.com/Henry Lopulalan
Pembatas jalur sepeda dipasang di Jalan Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021). Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai, penyediaan jalur sepeda di Jakarta pemborosan energi dan sumber daya. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai, penyediaan jalur sepeda di Jakarta pemborosan energi dan sumber daya.

Menurut Gilbert Simanjuntak, jalur sepeda yang dibangun Pemprov DKI Jakarta hanya melayani hobi, bukan sebagai alat transportasi.

Dia menganggap, animo masyarakat memakai sepeda di jalur yang disediakan masih rendah.

"Kami estimasi tidak sampai 0,1 persen pengguna sepeda dibanding masyarakat yang memakai transportasi lain," kata Gilbert Simanjuntak seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (2/6/2021).

"Tetapi sepeda harus menggunakan 10 persen dari jalan,” katanya lagi.

Baca juga: VIDEO Polisi Gelar Patroli Awasi Pesepeda di Sudirman-Thamrin, Jam 6.30 Harus Lewat jalur Sepeda

Baca juga: Selain di JLNT, Jalur Sepeda Permanen untuk Pesepeda Roadbike Bakal Dibuat di Jalan Sudirman-Thamrin

Persoalan kebijakan tidak terukur oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sejak tahun 2019, dia sudah menyampaikan bahwa biaya pembangunan jalur sepeda cukup besar tidak akan maksimal di masyarakat.

“Perbaikan transportasi publik yang harus jadi prioritas. Bung Anies janjikan Jaklingko, tetapi sangat minim yang berfungsi."

"Jaklingko secara konsep bagus, tetapi seperti yang kita lihat semua berhenti di tata kata/narasi dan minim aksi,” katanya.

Lalu dia mengingatkan, Anies Baswedan harus memanfaatkan masa jabatannya yang tersisa 1,5 tahun lagi di Jakarta.

Seharusnya, kata dia, Gubernur DKI Jakarta fokus membereskan persoalan yang selama ini tak kunjung selesai.

“Sebaiknya fokus membereskan banyaknya persoalan yang diciptakan sendiri, jangan mewariskan persoalan kepada pelaksana tugas (Plt) atau gubernur terpilih nanti,” ujarnya.

Baca juga: Dirlantas Polda Metro Jaya Imbau Pesepeda tak Bandel, tidak Keluar Jalur Khusus Sepeda

Baca juga: Pakai Pengeras Suara, Dirlantas Polda Metro Jaya dan Jajaran Serukan Pesepeda Tak Keluar Jalur

Pada 2019 DKI Jakarta meresmikan jalur sepeda sepanjang 63 kilometer secara bertahap.

Pada fase 1, uji coba jalur sepeda sepanjang 25 kilometer dilakukan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin.

Serta Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda.

Kemudian fase 2. sepanjang jalur 23 kilometer dilakukan di Jalan Jendral Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim dan Jalan RS Fatmawati Raya.

Terakhir fase 3 sepanjang 15 kilometer berada di Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih.

Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat dan Jalan Jatinegara Timur. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved