Kamis, 16 April 2026

Breaking News

BREAKING NEWS: Malaysia Umumkan Total Lockdown pada 1-14 Juni 2021

Kantor Perdana Menteri Malaysia, Jumat (28/5/2021), menyampaikan sepanjang tempo ini semua sektor tidak dibenarkan untuk beroperasi.

Malaysiamail
Malaysia lockdown total setelah kasus Covid-19 meningkat. Foto ilustrasi: Lalu lintas di jalan raya Kuala Lumpur Malaysia tampak lengang pascadiberlakukannya sistem penguncian (lockdown) secara nasional akibat virus corona. 

Awal-awal dulu saya sampaikan, ada 33 persen masyarakat yang berkeinginan untuk mudik ke kampung halaman.

Kemudian, ada larangan, dilarang mudik, turun menjadi 11 persen.

Setelah sosialisasi, turun lagi menjadi 7 persen. Dan saat pelaksanaan, karena ada penyekatan-penyekatan, turun menjadi 1,1 persen.

Memang 1,1 (persen) kelihatannya kecil sekali. Tetapi, kalau dijumlah ternyata masih gede sekali, 1,4 sekian, 1,5 juta orang yang masih mudik.

Oleh sebab itu, kita berharap, meskipun saya melihat kemarin di tempat wisata juga ramai, (yang) mudik tadi saya sampaikan 1,5 juta (orang), kita berharap kasus aktifnya, kita tidak ingin sebesar pada tahun-tahun lalu.

Karena apa? Sudah terjadi penurunan kasus aktif, dari puncak kasus aktif yaitu di awal Februari, di (tanggal) 5 Februari itu puncaknya di situ, itu kasus aktif ada 176 ribu.

Tetapi sekarang kasus aktif itu sudah turun menjadi 90.800, turun 48 persen.

Penurunannya sekali lagi, 48 persen. Ini yang harus terus kita tekan agar semakin turun, semakin turun, semakin turun.

Kita harus memiliki ketahanan, memiliki endurance, karena tidak mungkin selesai dalam waktu sebulan-dua bulan.

Hati-hati, gelombang kedua, gelombang ketiga di negara-negara tetangga kita sudah juga mulai melonjak drastis.

Malaysia sudah lockdown sampai Juni. Singapura juga sudah lockdown sejak Mei, dan semakin ketat pada minggu-minggu kemarin. Kita harus melihat tetangga-tetangga kita.

Dan kasus per provinsi, data-datanya sekarang kita komplet. Hati-hati provinsi yang ada di Sumatera, 15 provinsi mengalami kenaikan. Ini hati-hati. Sekarang kita terbuka.

Hati-hati Aceh, hati-hati Sumut, hati-hati Sumbar, hati-hati Riau, hati-hati Jambi, hati-hati Babel, hati-hati DKI Jakarta, hati-hati Maluku, hati-hati Banten, hati-hati NTB, hati-hati Maluku Utara, hati-hati Kalteng, hati-hati Sulteng, hati-hati Sulsel, hati-hati Gorontalo.

Kelihatan dalam grafisnya, kurvanya, semuanya kelihatan. Sekarang kita tandai merah dan hijau.

Sebagian ada di Sumatera, sebagian besar, dan ada di Jawa dan juga ada di Sulawesi dan Kalimantan.

Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved