Breaking News:

Berita Jakarta

Sengaja Langgar IMB, Gedung Lima Lantai di Fatmawati Dibongkar Paksa Satpol PP Jakarta Selatan

Langgar IMB, Gedung Lima Lantai di Fatmawati Dibongkar Paksa Petugas. Pembongkaran meliputi seluruh sisi belakang gedung mulai dari lantai 1-5

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Warta kota
Pembongkaran gedung lima lantai di Jalan Fatmawati RT 04/10 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (27/5/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Langgar Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sebuah gedung di Jalan Fatmawati RT 04/10 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan akhirnya ditertibkan oleh Satpol PP Jakarta Selatan, Kamis (27/5/2021). 

Gedung yang memiliki lima lantai itu dibongkar karena sisi belakangnya menyerobot garis sepadan bangunan (GSB) seluas 4 x 13 meter. 

Sehingga pembongkaran dilakukan secara menyeluruh pada sisi belakang gedung, mulai dari lantai satu hingga lantai lima.

"Melanggar GSB bagian belakang dari lantai satu hingga lantai lima, " kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan ditemui di sela-sela penertiban pada Kamis (27/5/2021).

Ujang mengaku, pembangunan kantor tersebut mengantongi IMB dengan ketinggian yang diizinkan mencapai lima lantai. 

Hanya saja, pelaksanaan pembangunan yang ditemukan tidak menyediakan jarak bebas ruang bagian belakang dengan luas 4 x 13 meter. 

Baca juga: Warga Keluhkan Kehadiran Pengunjung Eksklusif di Ragunan, Bebas Masuk Kandang & Kasih Makan Jerapah

"Jarak bebas belakang itu wajib dikosongkan. Jadi ini (jarak bebas) bagian yang melanggar, " jelas Ujang. 

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan Ruang dan Bangunan Suku Dinas Ciptakan Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Selatan, Bonar Ambarita membenarkan adanya pelanggaran IMB pada bagian belakang gedung. 

"Ya, pelanggarannya terkait jarak bebas pada bagian belakang seluas 4x13 meter, " beber Bonar. 

Baca juga: Pernah Dicap Kafir & Tak Bisa Baca Al Quran, Gus Miftah Bakal Jadi Guru Seorang Atheis Asal Jerman

Bonar mengungkapkan, sebelum dilakukan pembongkaran paksa, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan, segel hingga surat perintah bongkar kepada pemilik bangunan. 

Hanya saja, teguran dan tindakan yang dilayangkan sejak bulan Februari hingga Maret 2021 lalu itu, dicueki oleh pemilik bangunan. 

"Akhirnya pada tanggal 8 Maret 2021kita rekomendasikan untuk dibongkar paksa oleh Satpol PP, " kata Bonar yang didamping Kepala Sektor Citata Kecamatan Cilandak Bambang Sumedi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved