Breaking News:

Dukung Pertumbuhan PDB Indonesia, AdaKerja Hadir Untuk Permudah Pengelolaan UMKM

Dilengkapi fitur Rekrut, Absensi dan Gajian, AdaKerja telah menghubungkan lebih dari 720,000 blue collar worker dengan lebih dari 10 ribu mitra usaha.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. AdaKerja
AdaKerja, platform inovatif yang menawarkan solusi terpadu untuk para UMKM dan para pekerja terampil, secara resmi diluncurkan di Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — AdaKerja, platform inovatif yang menawarkan solusi terpadu untuk para UMKM dan para pekerja terampil, secara resmi diluncurkan di Indonesia. Dengan beragam fitur seperti Rekrut, Absensi dan Gajian, AdaKerja siap meningkatkan kinerja UMKM untuk membantu tingkatkan kontribusinya dalam besaran PDB Indonesia.

UMKM tercatat menyerap hingga 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia dan berfungsi utama sebagai pengaman krisis ekonomi untuk masyarakat berpendapatan rendah.

Oleh karena itu ekosistem UMKM perlu dikelola dengan baik termasuk mendigitalisasikan kinerjanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ashwin Tiwari, Founder AdaKerja mengatakan bahwa percepatan transformasi digital pada usaha mikro, kecil dan menengah adalah kunci pada pertumbuhan ekonomi inklusif.

“Melihat hal ini, kami berupaya untuk turut berkontribusi melalui peluncuran AdaKerja yang akan memudahkan pengusaha UMKM terhubung dengan para pekerja dan sebaliknya,” ungkap Ashwin Tiwari dalam pernyataan resminya, Senin (24/5/2021).

Sebagai sebuah online blue-collar jobs marketplace, kata dia, AdaKerja berperan untuk meminimalisir kesulitan yang ada dalam pengelolaan UMKM melalui inovasi menyeluruh sehingga mampu memaksimalkan fungsi manajerial untuk dijalankan dengan jauh lebih mudah dan efisien.

Ashwin menambahkan, pertumbuhan kinerja ekonomi menggambarkan adanya akses lebih luas kepada seluruh lapisan masyarakat yang termasuk semakin terbukanya lapangan kerja pada beragam badan usaha.

Menyikapi hal ini, AdaKerja bermitra dengan UMKM untuk menggunakan fitur yang ditawarkan seperti Rekrut - untuk mendapatkan kandidat yang relevan berdasarkan kemampuan; Absensi - untuk memantau kinerja pekerja dengan absensi online yang terverifikasi dengan foto selfie dan lokasi GPS real-time; Gaji - untuk membayar gaji, tunjangan, dan bonus pekerja secara otomatis dengan satu klik, tanpa adanya biaya transfer antar bank.

“Fitur Absen dan Gaji baru saja diluncurkan bulan Februari 2021 lalu. Fitur Absensi AdaKerja telah diserap penggunaannya oleh lebih dari 3,000 pengusaha UMKM serta langsung mencatat nilai total transaksi hingga Rp 800 juta pada Ramadhan 2021 lalu. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk mendigitalkan proses bisnis dan menjawab kebutuhan proses manajerial pegawai bagi pengusaha UMKM,” imbuh Ashwin.

Sebagai aplikasi penghubung pengusaha dan pekerja, AdaKerja juga menawarkan keunggulan fitur Facebook Messenger serta WhatsApp chatbot yang memudahkan  pembuatan profil dan CV secara online untuk para pekerja terampil, yang seringkali kesulitan untuk memasarkan keterampilannya.

Seluruh upaya ini adalah langkah berkelanjutan setelah AdaKerja berhasil mengumpulkan US $ 1 juta dari Beenext dan menjadi rumah untuk lebih dari 700 ribu profil pencari kerja dengan 10 ribu bisnis yang terlibat.

Momen setelah Lebaran terbukti menjadi ajang perpindahan tempat kerja di kalangan kelas pekerja manapun.

Dengan Fitur Rekrut, Absensi dan Gajian, AdaKerja optimis dalam membantu dan mendorong para pengusaha UMKM sekaligus pekerja terampil untuk lebih berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui sistem pengelolaan tenaga kerja secara digital yang tepat guna.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved