Timnas Indonesia

Kesal Tidak Direspons, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Keras Kepada Bek Ipswich Town Elkan Baggott

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, bersikap keras kepada bek Ipswich Town, Elkan Baggott, yang tidak merespons saat ditanyai soal Timnas Indonesia.

Dok Ipswich Town
Bek keturuan Inggris dan Indonesia, Elkan Baggott, saat menandatangani program beasiswa dari Ipswich Town. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Center back Ipswich Town, Elkan Baggott, dipastikan tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia pada ajang kualifikasi Grup G Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Pemain yang sedang dipinjamkan ke King's Lynn Town itu tidak bisa bela Timnas, karena tidak dapat terbang ke Dubai.

Pasalnya sang pemain tidak beroleh izin dari klubnya, Ipswich Town juga tidak memberikan izin kepada Elkan Baggott membela Timnas.

Dengan demikian, Elkan Baggott batal memperkuat timnas Indonesia di 3 laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G zona Asia 3 hingga 11 Juni mendatang.

Namun, sikap sang pemain ternyata sempat membuat Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, bersikap keras.

Pasalnya, sang pemain sempat tak bisa dihubungi, padahal tiket sudah dibelikan.

"Saya sedikit keras kepadanya, karena beberapa kali dihubungi tidak merespons," kata Iriawan.

Baca juga: Apa Alasan Ketum PSSI Mochamad Iriawan Pilih Pulau Jawa Jadi Lokasi Liga 1 Indonesia? Begini Katanya

Baca juga: Dubai Masuk Zona Merah Pandemi Covid-19, Bek Ipswich Town Elkan Baggott Gagal Tampil di Piala Dunia

Baca juga: Ikuti Aturan Covid-19 di Dubai, Pemain, Pelatih, dan Ofisial Timnas Indonesia Menjalani Tes Usap PCR

"Kami telah mengirimkan tiketnya. Kemudian saya tanya. 'Kamu masih mau membela Indonesia atau tidak?, saya ingin tahu," ujar Iriawan menirukan ucapannya kepada Elkan Baggott.

Elkan Baggott pun memberikan jawaban bahwa dirinya tetap akan membela Timnas Indonesia.

Lalu, Elkan Baggott menjelaskan bahwa klubnya tidak memberikan izin kepadanya untuk berangkat ke Dubai karena situasi Covid-19 di negara tujuan.

Tak hanya dirinya yang sempat bersikap keras, Iriawan menjelaskan bahwa hal sama juga terjadi pada Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, yang marah karena Elkan Baggott tidak hadir.

"Dulu dia yang minta masuk Timnas. Tetapi kok sulit sekali (untuk bergabung)? Salahnya dia (Elkan Baggott), karena tidak merespon ketika ditanya," terang Iriawan.

"Tetapi mohon maaf, setelah saya keras kepada dia, akhirnya dia memberikan jawaban akan membela Timnas," ucap Iriawan.

PSSI sendiri telah menyiapkan kartu tanda penduduk yang bekerja sama dengan KBRI di sana. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved