Berita Jakarta

Bantu Warga Jalani Isolasi Mandiri, Polres Metro Jaksel Salurkan 19 ton Beras

Bantu Warga Jalani Isolasi Mandiri, Polres Metro Jakarta Selatan Salurkan 19 ton Beras kepada Masyarakat. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah di Mapolsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Kamis (20/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ringankan beban warga yang kini menjalani isolasi mandiri, Polres Metro Jakarta Selatan menyalurkan sekitar 19 ton beras kepada masyarakat.

Penyaluran beras tersebut disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah dilakukan agar warga yang kini menjalani isolasi mandiri tidak kekurangan bahan pangan.

"Ini dikhususkan untuk warga yang isolasi mandiri agar tidak khawatir kekurangan kebutuhan pangan," ungkap Kombes Azis Andriansyah di Polsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Kamis (20/5/2021).

Lebih lanjut dipaparkannya, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 30 ton beras sebelumnya. 

Beras tersebut katanya sudah didistribusikan ke sebanyak 10 Polsek di wilayah hukum Polres Jakarta Selatan.

"Sekarang masih ada 11 ton lagi, akan saya dorong ke polsek supaya pendistribusiannya tidak terlalu jauh, ini dikhususkan kepada masyarakat yang isolasi mandiri," imbuhnya.

Baca juga: Miris, Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Pemuda di Kemayoran Ditangkap, Lima di Antaranya Anak-anak

Dengan penyaluran bantuan pangan itu, lanjut dia, kepolisian ingin memastikan kebutuhan warga yang positif covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri terpenuhi.

Sementara itu, terkait penanganan covid-19, Polres Jaksel hingga saat ini sudah memasuki tahap pelacakan kontak erat warga yang positif covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen.

Sebelumnya, pihaknya bersama TNI dan pemerintah daerah menggerakkan tes usap antigen kepada warga yang sudah kembali ke Jakarta usai mudik Lebaran yang diselenggarakan di setiap polsek dan posko di Kampung Tangguh Jaya (KTJ).

Baca juga: Buka Peluang Usaha, Sandiaga Uno Minta UMKM Manfaatkan Pasar Online & Produksi Konten digital

"Ada beberapa sistem yaitu statis, 'door to door' dan ada juga mobiling, kami tempatkan mobil di beberapa sudut kota yang sering ada aktivitas masyarakat juga dilaksanakan swab antigen," ucapnya.

Hasilnya, lanjut dia, mayoritas pemudik yang dites usap antigen negatif covid-19 dan hanya satu dua warga yang positif.

Warga yang positif berdasarkan tes usap antigen kemudian wajib isolasi mandiri dan selanjutnya akan dites usap berbasis "polymerase chain reaction" (PCR).

Jika hasil tes PCR positif, maka akan dilakukan perawatan apabila ada gejala di rumah sakit atau fasilitas memadai dan apabila tanpa gejala dilakukan isolasi mandiri di tempat khusus.

Adapun warga yang menjalani tes usap antigen itu, kata dia, merupakan pemudik yang tidak menunjukkan keterangan negatif covid-19 berdasarkan tes usap antigen.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved