Breaking News:

Kriminalitas

Miris, Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Pemuda di Kemayoran Ditangkap, Lima di Antaranya Anak-anak

Polisi Tangkap Delapan Orang Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Warga Kemayoran, Lima Orang di Antaranya Masih Berusia di Bawah Umur

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat dalam jumpa pers terkait kasus tawuran di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Kamis (20/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan delapan orang pelaku tawuran di Jalan Utan Panjang, Harapan Mulya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Lima dari delapan pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan hingga menewaskan seorang pemuda itu diketahui masih anak-anak.

Hal tersebut disampaikan Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto.

Dipaparkannya, pasca tawuran, Satreskrim Polres Metro Jakarta langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para pelaku tawuran.

"Kurang dari 1x24 jam, kami berhasil mengamankan 8 tersangka dengan peran masing masing. Kenapa kita undang KPAI karena dari 8 tersangka 4 orang diantaranya di bawah umur," kata AKBP Setyo di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021).

Dikatakan Setyo dari delapan orang tersangka tawuran itu diantaranya berinisial RR (15), MF (17), ADL (15), MD (15), ABS (24), ZFG (22), JML (18) dan ISK (18) Para pelaku ini dari hasil penyelidikan yang ada terlibat dalam tawuran itu.

"Jadi pelaku ISK inilah yang ikut tawuran dan membacakan perut korban ML dengan celurit hingga mengakibatkan korban tewas," katanya.

Baca juga: Buka Peluang Usaha, Sandiaga Uno Minta UMKM Manfaatkan Pasar Online & Produksi Konten digital

Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil penyelidikan yang ada, lanjutnya, tawuran yang terjadi berawal dari masalah sepele.

Setyo menyampaikan, mereka telah terpapar budaya premanisme, sehingga mereka unjuk gigi untuk menampilkan kekuatan, mereka masing-masing.

Bahkan sebelum aksi tawuran itu terjadi, dua kelompok ini sudah saling menantang melalui akun media sosial.

Sehingga mereka menyepakati untuk melakukan tawuran, hingga terjadi tawuran yang menyebabkan satu orang warga tewas.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, BPTJ Berikan Layanan Tes GeNose C19 Gratis Kepada Seluruh Awak Bus AKAP 

"Ini ciri budaya premanisme. Mereka menantang dengan upload di IG remaja harapan mulia menantang tawuran remaja utan panjang melalui IG. Disepakati tempatnya terjadilah kejadian tersebut yang berakibat fatal," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya mengatakan walau masih anak-anak, para pelaku tetap dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun. 

"Kami akan mengejar para pelaku tindak pidana yang lain. Kami kerahkan sumber daya yang kami miliki dan kami tidak segan melakukan tindak tegas terukur apabila mereka melawan," ucapnya. (jos)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved