Breaking News:

Konflik Palestina Israel

Gus Miftah Buktikan Israel Dibenci Banyak Pihak, termasuk Umat Yahudi Ortodoks

Gus Miftah menyebut, Kelompok Yahudi Ortodoks di London, Inggris menyuarakan solidaritas membela hak-hak Palestina.

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa via Tribunnews
Gus Miftah 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aksi brutal yang dilakukan tentara Israel terhadap rakyat Palestina selama beberapa waktu lalu mendapat kecaman seluruh dunia, termasuk umat yahudi di London, Inggris.

Aksi protes serta unjuk rasa yang dilakukan kelompok Yahudi Ortodoks Neturei Karta itu terekam video dan diunggah kembali oleh Gus Miftah lewat akun instagramnya @gusmiftah; pada Selasa (18/5/2021). 

Baca juga: 120 Situs Pentingnya Diserang Hacker Malaysia, Israel Disebut Targetkan Serangan ke Negeri Jiran

Dalam video yang diunggahnya dari akun YouTube @TRT World itu, terlihat puluhan kelompok Yahudi Ortodoks menggelar aksi unjuk rasa di sebuah jalanan di London, Inggris. 

Tidak diketahui lokasi serta waktu unjuk rasa terjadi, namun protes keras terlihat dilontarkan para pengunjuk rasa. 

Dalam video kurang dari satu menit itu para pengunjuk rasa bahkan menyiramkan bensin ke bendera yang dibawa mereka 

Baca juga: Masuk Taman Margasatwa Ragunan Sekarang Harus Via Online, Berikut Cara Pendaftarannya

Seraya meneriakkan kalimat penolakan atas penyerangan yang menewaskan anak-anak dan perempuan, satu di antara mereka kemudian menyulut api hingga bendera terbakar dan terbelah. 

Tidak ada kalimat yang disampaikan Gus Miftah dalam postingannya tersebut. 

Pria yang bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu mengutip artikel pemberitaan dari TRT World. 

Dalam berita berjudul 'Yahudi Ortodoks Neturei Karta Bela Palestina dan Ingin Negara Zionis Israel Bubar', disebutkan kelompok Yahudi Ortodoks menyuarakan hak rakyat Palestina. 

Baca juga: Buka Peluang Usaha, Sandiaga Uno Kolaborasi BKPM Bentuk Tim Bersama Pencari Investor

Mereka pun mengecam aksi brutal yang dilakukan tentara Israel yang membunuh warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan serta menghancurkan permukiman dan masjid Palestina. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved