Libur Lebaran

Libur Idul Fitri Usai, Disnaker Kota Depok Tinjau Perusahaan Gelar Tes Antigen, 3 Karyawan Positif

Libur Idul Fitri usai, Disnaker Kota Depok tinjau perusahaan gelar Tes Antigen, 3 karyawan positif Covid-19. Tiga karyawan itu dari dua perusahaan.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Libur Idul Fitri Usai, Disnaker Kota Depok Tinjau Perusahaan Gelar Tes Antigen, 3 Karyawan Positif. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Libur Idul Fitri 2021 usai, Disnaker Kota Depok meninjau perusahaan gelar tes antigen, 3 karyawan positif.

Guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja atau perkantoran, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok mewajibkan pelaksanaan rapid tes antigen.

Kewajiban ini ditujukan kepada semua perusahaan terhadap para pekerja atau karyawannya seusai menjalani libur lebaran Idul Fitri 2021 atau 1442 Hijriah.

Kepala Disnaker Kota Depok, Manto, mengagakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh perusahaan yang ada di Kota Depok untuk melakukam tes antigen tersebut.

“Tes ini ada yang dilaksanakan di kantor setempat dengan biaya perusahaan, maupun pribadi. Artinya, karyawan ketika masuk, membawa surat keterangan bebas Covid-19,” kata Manto saat dikonfirmasi Warta Kota, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Kota Depok Kembali Vaksinasi 2.000 Tenaga Pendidik

Untuk memastikan hal itu dijalankan dengan baik, Manto mengaku pihaknya terjun langsung mengawasi beberapa perusahaan di hari pertama masuk kerja pascalibur lebaran, Senin (17/5/2021).

Dari kunjungan itu, dirinya mendapat laporan, bahwa di PT Medifarma dari 370 orang yang menjalani tes, satu di antaranya dinyatakan positif.

“Sementara PT Yanmar, dari 452 orang yang dites, didapati dua orang positif dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Sedangkan di PT Bayer, dilaksanakan swab PCR, dimana hasilnya akan keluar dalam dua sampai tiga hari ke depan,” ujarnya.

Baca juga: Dugaan Korupsi Damkar Depok Masuk Babak Baru, Ditangani Pidsus Ditemukan Perbuatan Melawan Hukum

Manto berharap, perusahaan bisa memberi kebijakan yang tepat untuk karyawan yang terindikasi positif Covid-19. Dengan begitu, penularannya dapat dicegah.

“Rapid test ini menjadi salah satu filter agar tidak ada penularan Covid-19 pada klaster perkantoran,"

"Kami berharap, protokol kesehatan di perusahaan terus ditingkatkan agar penularan Covid-19 bisa ditekan,” paparnya.

 

 
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved