Itjen Kemenkumham Selenggarakan Internalisasi Tata Nilai PASTI dan Penguatan Budaya Prima
Kegiatan ini memperkuat pemahaman seluruh pegawai akan nilai nilai budaya kerja PASTI, memperkuat budaya layanan prima di lingkungan Itjen Kemenkumham
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Itjen Kemenkumham) menyelenggarakan kegiatan Internalisasi Tata Nilai PASTI dan Penguatan Budaya Prima yang mengusung tema Perwujudan Keagungan Kemenkumham melalui SMART APIP yang Fitri dan Berkinerja Tinggi.
Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Itjen Kemenkumham dan diikuti secara daring. Kegiatan yang rutin setiap tahun tersebut, dilaksanakan pada hari pertama masuk kerja setelah bulan Ramadan yang salah satu tujuannya yakni menjalin silahturahmi antara seluruh Pejabat/Pegawai Itjen Kemenkumham.
“Adapun tujuan dari kegiatan ini, yaitu memperkuat pemahaman seluruh pegawai akan nilai nilai budaya kerja PASTI, memperkuat budaya layanan prima di lingkungan Itjen Kemenkumham, sarana penyatuan tekad serta fokus bersama dari seluruh pegawai Itjen Kemenkumham pasca libur panjang guna percepatan akselrasi kinerja di lingkungan Itjen Kemenkumham dan sebagai sarana silaturahmi bagi pegawai Itjen Kemenkumham,” ucap Sekretaris Itjen Kemenkumham, Tholib dalam melaporkan kegiatan pelaksanaan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Program, Humas dan Pelaporan, Nanih Kusnani menyampaikan laporan mengenai penyederhanaan birokrasi di lingkungan Kemenkumham.
“Sesuai rekomendasi Kemenpan RB, Unit Itjen Kemenkumham untuk jabatan administrator dan pengawas yang tidak disetarakan ke jabatan fungsional meliputi Bagian Program dan Pelaporan, Bagian Umum, Kasubbag RT & BMN, Kasubbag TU Pimpinan dan seluruh Kasubbag TU Inspektorat Wilayah,” jelas Nanih.
Kemudian kegiatan dilanjutkan oleh Nanang Qosim Yusuf selaku narasumber pada kegiatan ini, ia menjelasakan mengenai Unconditional Happiness.
“Kadang orang bahagia pakai syarat. Saya bahagia kalau saya ini, kalau saya itu. Padahal seharusnya bahagia itu tanpa syarat,” jelas Nanang.
Ia juga menjelaskan 5 hal untuk mencapai Unconditional Happiness yaitu mudah menyapa orang lain dengan tulus, bekerja dengan bahagia, melayani dengan tulus, mudah memotivasi sesama pegawai lainnya dan aura kasih.
Sebelum menutup kegiatan, Inspektur Jenderal Kemenkumham, Ir. Razilu M.Si menyampaikan terima kasihnya pada Nanang atas motivasi yang diberikan.
Kemudian ia juga menyampaikan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh Pejabat/Pegawai Itjen Kemenkumham dan menginisiasi materi internalisasi penguatan karakter pada Gemar Belajar.
“Yang pertama, karena baru saja kita selesai puasa bulan Ramadan selama satu bulan penuh, menjadi alumni universitas Ramadan 1442 H, saya ingin menyampaikan Taqabbalallahu Minna Waminkum, mohon maaf lahir dan batin, atas nama pribadi dan keluarga besar,” ucap Razilu.
“Yang kedua, dalam kegiatan Gemar Belajar yang kita laksanakan selama 5 hari dalam sepekan, jika materi itu hanya mengisi ruang-ruang otak kita tapi tidak ruang hati kita, maka menjadi hampa juga pembelajaran yang kita peroleh walaupun 4000 ribu jam. Maka saya bilang kepada Kabag Kepegawaian, kalau dimungkinkan setiap hari Jumat dari pekan Gemar Belajar, diisi dengan materi internalisasi penguatan karakter,” tambah Razilu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/razilu-mei.jpg)