Selasa, 14 April 2026

Perayaan Idulfitri

Imam Budi Hartono Ingin Masyarakat Utamakan Kesehatan saat Merayakan Idulfitri

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengucapkan selamat Idulfitri kepada seluruh umat muslim. Dia pun berpesan agar menjaga kesehatan.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Vini Rizki
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono saat mengecek kesiapan pelaksanaan Idul Fitri 1442 Hijriah di Pos Check Point Operasi Ketupat Jaya 2021 di Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengucapkan selamat Idulfitri kepada seluruh umat muslim. Namun, dia berpesan agar masyarakat mengutamakan kesehatan.

Ucapan tersebut disampaikan seusai melakukam pengecekan di sejumlah tempat untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Idulfitri baik di pos penyekatan Operasi Ketupat Jaya 2021 dan juga di Masjid Baiturrahman atau Masjid Merah di Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021).

"Taqaballahu wamina waminkum, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin," katanya kepada wartawan di Pos Chek Point Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Usai Menjalani Salat Idulfitri, Masyarakat Memadati Taman Impian Jaya Ancol Mengisi Libur Lebaran

Baca juga: Warga Berziarah ke TPU Pondok Kelapa usai Salat Idulfitri, meski Ada Larangan dari Pemprov DKI

Ketua DPD PKS Kota Depok ini juga berharap umat muslim dapat merayakan hari nan Fitri ini dengan lancar meski masih dalam suasama pandemi Covid-19.

Serta dapat terus menjaga kondisi kesehatan sehingga pandemi Covid-19 khususnya di Kota Depok dapat segera hilang.

"Depok yang sudah bagus (status zona Covid-19 nya) mudah-mudahan bulan depan (Depok) sudah zona hijau semuanya," ujarnya.

"Silaturahmi itu penting tapi kesehatan itu jauh lebih penting sehingga kalau memang tidak dibutuhkan offline (tatap muka langsung) bisa dilakukan virtual," imbuhnya.

Sementata itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan pihaknya tak melarang pelaksanaan solat Idulfitri.

Hanya saja, Idris berpesan para pengurus masjid untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan ketat.

Diantaranya pengaturan jarak fisik antara jamaah satu dengan lainnya, serta menyediakan hand sanitizer dan mewajibkan jamaah untuk menggunakan masker.

Namun, bagi fasilitas yang ada di Pemerintah Kota Depok seperti Masjid Agung Balai Kota dan Lapangan Balai tidak akan digunakan untuk salat ied.

Jika merujuk pada aturan pemerintah pusat melalui penilaian zonasi, dari 4.700 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kota Depok, 4.300 diantaranya telah berada di zona hijau.

Baca juga: Patuhi Protokol Kesehatan, Ade Yasin Salat Idulfitri di Musola dekat Rumah

Baca juga: Salat Idulfitri di Masjid Agung Sunda Kelapa Terapkan Prokes Ketat, Jimly Asshiddiqie Jadi Khatib

Atas kebijakan tersebut, Idris mengatakan pihaknya mengeluarkan sejumlah peraturan utamnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pejabat struktural.

"Bagi ASN dan Pejabat Struktural kita perintahkan untuk melaksanakan solat ied di rumah masing-masing," kata Idris.

Sedangkan bagi warga umum, Idris mengatakan pihaknya mempersilakan digelarnya salat ied, namun melalui persyaratan.

"Kami meminta para penyelanggara untuk membuat surat pernyataan untuk menerapkan prokes," ujarnya.

"Saya juga sudah menginstruksikan kepada Lurah dan Camat untuk mengecek kembali kesiapan pelaksanaan solat ied di wilayahnya masing-masing," imbuh Idris.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved