Breaking News:

Lebaran

Viral Pesan Berantai Hari Raya Idul Fitri Jatuh Pada 12 Mei 2021, Ini Penjelasan BMKG

Beredar pesan berantai lewat Whatsapp grup pemberitahuan tentang kemungkinan Hari Raya Idul Fitri akan dirayakan pada 12 Mei

Warta Kota
Benarkah lebaran jatuh pada hari Rabu 12 Mei 2021? foto Pemantauan hilal di Kantor Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/6) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Viral pesan berantai lewat Whatsapp grup pemberitahuan tentang kemungkinan Hari Raya Idul Fitri akan dirayakan pada 12 Mei 2021. 

Bagaimana tanggan BMKG soal pesan berantai yang viral ini? 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai viralnya kabar bahwa 1 Syawal 1442 H akan jatuh pada 12 Mei 2021.

Sebelumnya viral, di media sosial penjelasan BMKG tentang potensi hilal yang kemudian disimpulkan netizen tanda jatuhnya lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah.

Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyatakan kapan tanggal 1 Syawal 1442 H akan terjadi (jatuh tanggal berapa).

Baca juga: Sore Ini Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Fitri 2021 atau 1 Syawal 1442 H | Link Streaming

Menurutnya, penetapan tanggal 1 Syawal 1442 H adalah kewenangan Kementerian Agama RI yang akan disampaikan melalui sidang Isbat yang rencananya akan digelar pada 11 Mei 2021.

Beredar pesan berantai tentang kemungkinan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 12 Mei 2021
Beredar pesan berantai tentang kemungkinan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 12 Mei 2021 (WhatsApp)

Dalam mendukung Penetapan 1 Syawal 1442 H yang akan ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 31/2009, Peraturan Pemerintah Nomor 46/2012 dan Peraturan Pemerintah Nomoe 11/2016, BMKG melaksanakan perhitungan (hisab) dan pengamatan (rukyat).

Untuk mendukung penetapan awal bulan Syawal 1442 H, di samping rilis hasil perhitungan, BMKG juga melaksanakan pengamatan selama 2 (dua) hari yaitu tanggl 11-12 Mei 2021 pada waktu sore hingga malam hari.

Baca juga: Sama-sama Bertujuan untuk Melihat Hilal, Apa Bedanya Metode Rukyatul dan Hisab dalam Ilmu Astronomi?

Seperti rilis yang sudah disampaikan oleh BMKG bahwa pengamatan tanggal 11 Mei 2021 pada sore hingga malam hari tidak mungkin hilal terlihat karena konjungsi/ijtimak hilal belum terjadi dan ketinggian hilal masih negatif (minus).

Dan Potensi terlihatnya hilal pada pengamatan hilal tanggal 12 Mei 2021 antara sedang-besar.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved