Breaking News:

Tak Ingin Penyebaran Covid-19 Klaster Pertemuan Terulang, Kadinkes: Kurangi Kegiatan Kumpul-kumpul

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok merespon cepat kasus penyebaran klaster pertemuan yang ada di RW 04, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok dr Novarita mengimbau masyarakat di Kota Depok diingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Baik dalam berkegiatan dan mengurangi kegiatan yang mengumpulkan banyak orang di masa pandemi. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Tak ingin terulang lagi terjadinya penyebaran Covid-19 klaster pertemuan dan klaster baru lain, masyarakat di Kota Depok diingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baik dalam berkegiatan dan mengurangi kegiatan yang mengumpulkan banyak orang atau kumpul-kumpul di masa pandemi.

Imbauan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita, menyusul kasus penyebaran klaster pertemuan yang ada di RW 04, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Kecuali, kata Novarita, kegiatan penting dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Hindari kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Sebaiknya tetap berada di rumah untuk menekan penyebaran Covid-19," tutur Novarita saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Jumat (7/5/2021).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok merespon cepat kasus penyebaran klaster pertemuan yang ada di RW 04, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Respon tersebut dilakukan berupa mitigasi yakni tracing dan testing melalui pemeriksaan swab antigen.

Novarita mengatakan, pihaknya sejak kasus tersebut mencuat langsung melacak melalui kedua metode tersebut sebagai antisipasi merebaknya penyebaran virus yang mendunia itu pada April lalu.

Kemudian, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 setempat diarahkan untuk membantu melakukan tracing dan testing dan mengimbau kontak erat untuk melakukan swab.

"Kasus ini sudah didiagnosa positif usai pertemuan RW 04 per tanggal 12 April kemarin, dan sudah ditracing," papar Novarita.

Pelacakan dikatakan Novarita dilakukan dengan berkoordinasi kepada puskesmas dan lintas sektor setempat.

Hingga kini, pelacakan terus dilakukan dengan turun langsung ke lingkungan RW tempat ditemukannya klaster tersebut.

Terakhir , kata Novarita, pelakcakan dilakukan pada Sabtu (1/5/2021), di mana pada saat ini dikatakannya sudah ada warga yang dinyatakan sembuh dari klaster Covid-19 tersebut

Namun, pihaknya akan terus melakukan tracing agar penyebarannya tidak semakin meluas ke masyarakat.

"Alhamdulillah sudah ada yang sembuh. Kami akan terus lakukan pemeriksaan bagi yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif," katanya.

Baca juga: Proses Seleksi Calon Sekda Kota Depok Makan Waktu Satu Bulan, Ingin Daftar Simak Persyaratannya

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved