Minggu, 3 Mei 2026

Berita internasional

Bayi Kembar 9 asal Mali dalam Kondisi Baik meski Harus Dirawat Intensif 2-3 Bulan di Dalam Inkubator

Sang ibu, Halima Cissé (25), dan anak-anaknya - lima perempuan dan empat laki-laki - dikatakan baik-baik saja

Tayang:
Tribunnews.com
Halima Cisse, wanita Negara Mali, Afrika Barat, yang melahirkan bayi kembar sembilan atau nonuplet. 

Wartakotalive.com - Sembilan bayi kembar asal Mali harus dirawat intensif di dalam inkubator selama dua atau tiga bulan, ujar direktur rumah sakit tempat mereka dilahirkan.

Dilansir BBC.com, Profesor Youssef Alaoui dari klinik Ain Borja di Casablanca, Maroko, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kasus itu "sangat jarang" dan "luar biasa".

Sang ibu, Halima Cissé (25), dan anak-anaknya - lima perempuan dan empat laki-laki - dikatakan baik-baik saja.

Bayi-bayi itu memiliki berat antara 500g dan 1kg saat mereka lahir.

Direktur medis Prof Alaoui mengatakan bahwa Halima sedang hamil 25 minggu ketika dia mulai dirawat.

Namun timnya berhasil memperpanjang masa mengandungnya menjadi 30 minggu.

Sepuluh dokter dan 25 paramedis membantu persalinan tersebut.

Sejauh yang dia tahu, Halima tidak pernah menggunakan perawatan kesuburan apa pun, kata Prof Alaoui kepada Associated Press.

Prof Alaoui mengatakan kepada BBC Arab bahwa sang ibu sempat dalam kondisi serius karena pendarahan hebat, tetapi kini sudah bisa dikendalikan.

"Ibunya sekarang dalam kondisi baik, dia tidak dalam bahaya lagi. Kami berharap dia dan bayinya cepat sembuh," katanya.

Sebelumnya, dokter di Mali sempat melakukan USG pada kandungan Halima.

Ia awalnya percaya bahwa Halima sedang mengandung tujuh bayi.

Mereka lalu mengirim Halima ke Maroko di mana terdapat fasilitas medis yang lebih baik.

Setelah lima minggu di klinik Maroko, Halima melahirkan melalui operasi caesar pada hari Selasa (4/5/2021), Fanta Siby, kata menteri kesehatan Mali.

Menteri mengucapkan selamat kepada tim medis di Mali dan Maroko atas "hasil yang membahagiakan" itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved