Breaking News:

Kebakaran

Ditinggal Mudik, Dua Gudang Plastik di Cakung Hangus Terbakar | Tips Cegah Kebakaran

Gudang plastik terbakar di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, ditinggal pemiliknya mudik

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Junianto Hamonangan
Gudang plastik di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/5/2021) hangus terbakar saat ditinggal pemiliknya mudik.  

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Ada dua gudang plastik terbakar yang berada di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/5/2021) 

Kasi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan peristiwa kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 05.31 WIB.

“Ada tujuh unit mobil pompa berikut 35 personel yang dikerahkan ke lokasi secara bertahap guna memadamkan api,” kata Gatot, Jumat (7/5/2021).

Banyaknya material yang mudah terbakar seperti tumpukan busa dan plastik di kedua gudang berukuran luas sekitar 300 meter persegi itu membuat api membesar dalam waktu singkat.

Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Kompleks Pergudangan di Kosambi, Kabupaten Tangerang

Baca juga: Tawuran Pemuda Kota Bambu VS Pemuda Jatipulo Berujung Bencana, Toko Perlengkapan Bayi Kebakaran

"Kita mulai pemadaman pukul 05.42 WIB, selesai pukul 07.09 WIB,” sambungnya. 

Beruntung pada saat kejadian tidak sampai ada yang menjadi korban dalam kebakaran dan api berhasil dipadamkan sebelum menjalar menuju bangunan lainnya di sekitar lokasi.

"Saat kejadian pemilik gudang sedang pergi mudik. Keterangan warga tiba-tiba melihat api sudah membesar dari bagian dalam gudang," katanya. 

Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Kompleks Pergudangan di Kosambi, Kabupaten Tangerang

Gatot menambahkan bila akibat kebakaran yang menimpa gudang yang diketahui milik Aryati dan Joko Wedi itu total kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

“Dari hasil pemeriksaan sementara diduga kebakaran akibat korsleting pada satu gudang yang menimbulkan penyalaan api," ujarnya.

Tips menghindari kebarakan saat ditinggal pergi/mudik

Selama ini banyak warga yang menyepelekan masalah listrik terutama saat bepergian dalam waktu lama.

Banyak orang yang lupa mencabut listrik dari stop kontaknya.

Seperti kulkas ataupun barang elektronik lainnya.

Selain itu, pastikan lampu mati ketika akan bepergian.

Baca juga: Kebakaran Ruko di Jembatan Lima Jumat Dini Hari, Kerugian Ditaksir Capai Rp 120 Juta

Ada tiga penyebab munculnya percikan api yang berhubungan dengan instalasi listrik.

Pertama, beban berlebih atau overload.

Kedua, hubungan singkat arus listrik atau short-circuit, dan ketiga arus bocor pada bangunan atau peralatan.

Jika api tersambar dengan bahan-bahan yang mudah terbakar, percikan tersebut mampu menghanguskan seluruh rumah. 

Untuk itu pemilik rumah harus mengecek langsung instalasi listrik.

Setiap rumah seharusnya menggunakan MCB atau Mini Circuit Breaker berstandar nasional.

Mini Circuit Breaker

MCB berfungsi sebagai pengaman terhadap gangguan hubungan singkat dan beban lebih di rumah.

Ketika pemilik rumah menghubungkan beban berlebih pada instalasi listrik, maka MCB akan secara otomatis memutuskan arus listrik.

MCB juga akan memutuskan arus listrik saat terjadi hubungan pendek atau korsleting.

Selain MCB, kini dikenal pula ELCB atau Earth Leakage Circuit Breaker.

Fungsi ELCB berbeda dengan MCB. Jika MCB dipasang untuk mencegah korsleting, ELCB digunakan untuk mencegah adanya arus bocor.

Perhatikan tanaman atau pohon berukuran besar Perhatikan juga tanaman atau pohon-pohon berukuran besar yang berada di dekat kabel listrik.

Jika terjadi percikan api, pohon dapat dengan mudah tersambar dan menyebabkan kebakaran.

1. Pastikan kompor dalam keadaan mati

Selain listrik, biasakan mematikan kompor, lampu minyak dan lain-lainnya sebelum meninggalkan rumah.

Tak hanya kompor, sebelum ditinggal mudik, pastikan tidak ada kebocoran pada gas.

Jika Anda mencium bau gas di dalam rumah, segera buka semua pintu dan jendela dan jangan menyalakan korek api di dekat silinder ketika mencoba untuk menemukan kebocoran.

Anda pun disarankan untuk menggunakan konektor LPG aman di dapur, menutup kompor gas setelah digunakan, dan tidak meninggalkan panci atau penggorengan di atas kompor untuk waktu yang lama. Lihat Foto Ilustrasi api.

2. Sediakan alat pemadam kebakaran

Untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran, sediakan alat pemadam di rumah.

Alat pemadam ini harus jauh dari jangkauan anak-anak.

Anda bisa meletakkannya di dapur atau dekat bahan panas, terbakar atau titik listrik.

Selain itu, mereka tidak boleh dibalut dengan kain nilon saat digunakan di dapur untuk memastikan perlindungan dari kebakaran.

3. Lapor ke aparat setempat

Bagi warga yang ingin pergi meninggalkan rumahnya dalam waktu yang lama, melaporlah kepada aparat setempat.

Dengan cara itu, aparat akan mengawasi rumah tersebut lebih ketat. Sehingga, bila terjadi hal-hal tidak diinginkan, seperti kebakaran, lebih mudah diketahui.

Hal tersebut akan memudahkan pemadaman api. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kiat Mencegah Kebakaran Rumah Saat Ditinggal Mudik" 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved