Breaking News:

PSBB Jakarta

Cegah Kerumunan Pengunjung Jelang Lebaran, Satpol PP DKI Perketat Pengawasan Pasar Tanah Abang

Cegah Kerumunan, Satpol PP DKI Jakarta Perketat Pengawasan Pasar Tanah Abang. Tercatat Ada sebanyak 500 Orang Personel di lapangan

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Desy Selviany
Ibu-ibu protes kepada petugas yang berjaga di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat karena tidak diizinkan masuk Minggu (2/5/2021) (Desy Selviany) 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Satpol PP DKI Jakarta memperkuat pengawasan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pasca kerumunan pembeli pada Sabtu (30/4/2021) dan Minggu (1/5/2021) lalu.

Penegak aturan daerah itu dikerahkan untuk memastikan, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di kalangan pengunjung tetap diterapkan.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menambah jumlah personel Satpol PP di Pasar Tanah Tanah Abang. Sebelumnya, jumlah personel yang disiagakan hanya 200 orang, kini ditambah 300 orang menjadi 500 personel.

"Sebanyak 500 petugas kami libatkan dari lima wilayah kota. Jadi kami BKO-kan (bawah kendali operasi) dari wilayah Jaktim, Jakpus, Jaksel, Jakut dan Jakbar. Mereka, kami pusatkan ke Tanah Abang dengan harapan kegiatan ekonominya tetap jalan, namun prokes tetap dipatuhi," kata Arifin pada Jumat (7/5/2021).

Arifin menyatakan, dalam pengawasannya petugas Satpol PP akan dibantu aparat kepolisian dan TNI. Tujuannya supaya pengawasan prokes dapat dilaksanakan dengan kondusif tanpa adanya perlawanan dari pihak yang melanggar.

Baca juga: Gus Miftah Dikafirkan Karena Masuk Gereja, Habib Ahmad bin Novel Sebut Itu Tidak Dilarang Agama

Bagi masyarakat atau penjual di Pasar Tanah Abang yang tidak memakai masker, Arifin memastikan petugas bakal memberikan sanksi berupa denda maksimal Rp 250.000 atau sanksi sosial berupa membersihkan fasos dan fasum.

Sanksi ini telah tercantum dalam Pergub Nomor 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Baca juga: Gus Miftah Dituding Kafir dan Sesat, Ustaz Adi Hidayat Beberkan Hukum hingga Fatwa KH Hasyim Asyari

"Diharapkan tidak berkerumun, kemudian tetap menggunakan masker dan nanti ada penindakan. Jadi yang nggak pakai masker pun yang berlalu lalang di Tanah Abang, baik itu penjual atau pembelinya tetap dikenakan tindakan," tegas Arifin.

Dia menambahkan, aparat TNI dan Polri akan membantu Satpol PP untuk menjaga prokes sampai Minggu (9/5/2021) mendatang.

Namun untuk Satpol PP, bakal terus disiagakan sampai masa peniadaan mudik selesai pada 17 Mei 2021 mendatang.

"Nanti kami akan memberikan penugasan dalam bentuk stay (bersiaga) di situ atau tidak mobile. Beberapa tempat memang ada semacam tenda-tenda yang memang ditempatkan personel," ungkapnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved