Breaking News:

Larangan Mudik

Masa Larangan Mudik Lebaran Mulai Diterapkan, 414 Ribu Kendaraan Tinggalkan Wilayah Jabodetabek

Jasa Marga mencatat sebanyak 414.774 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-3 sampai dengan H-1 jelang peniadaan mudik.

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kemacetan parah terjadi di Jalan Tol Cikampek terimbas dari penyekatan terkait larangan mudik yang dilakukan di beberapa titik sepanjang jalan tol. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masa larangan mudik Lebaran 2021 mulai diterapkan hari ini, Kamis 6 Mei hingga 17 Mei 2021 nanti.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk pun mencatat sebanyak 414.774 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-3 sampai dengan H-1 jelang peniadaan mudik, Senin sampai Rabu (3-4 Mei 2021).

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 8,9% jika dibandingkan lalin normal," kata Dwimawan Heru Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dalam siaran tertulisnya, Kamis (6/5/2021).

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta, lanjutnya dari ketiga arah.

Yaitu mayoritas sebanyak 193.698 kendaraan menuju arah Timur, 133.191 kendaraan menuju arah Barat, dan 87.885 kendaraan menuju arah Selatan. Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:

ARAH TIMUR

- GT Cikampek Utama, dengan jumlah 110.975 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 36% dari lalin normal.

- GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 82.723 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 8,8% dari lalin normal.

Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 193.698 kendaraan, naik sebesar 23% dari lalin normal.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved