Selasa, 14 April 2026

Anies Ingatkan Bahaya Plastik Lewat Film Pulau Plastik

Nobar yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan ketat ini juga diikuti oleh jajaran Kepala Pasar seluruh DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menonton film Pulau Plastik, Perjalanan dan Catatan untuk Masa Depan di Bioskop CGV, Grand Indonesia pada Rabu (4/5/2021). Saat itu, Anies ditemani Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dan sejumlah anak buahnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempromosikan film Pulau Plastik, Perjalanan dan Catatan untuk Masa Depan, garapan Dhandy Dwi Laksono dan Rahung Nasution.

Anies menyebut film tersebut dapat mengunggah kesadaran tentang bahaya plastik dari barang-barang yang dipakai masyarakat setiap hari.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh pihak yang telah berhasil membingkai persoalan lingkungan, dengan pendekatan jurnalisme investigatif yang menyeluruh ke dalam sebuah karya film. Ini menggugah kesadaran kita terkait residu dari gaya hidup kita semua. Salah satunya, penggunaan plastik sekali pakai," kata Anies yang dikutip dari PPID DKI Jakarta pada Kamis (6/5/2021).

Hal itu dikatakan Anies usai nonton film tersebut di Bioskop CGV, Grand Indonesia pada Rabu (5/5/2021). Saat itu, Anies ditemani Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengadakan nonton film bersama 'Pulau Plastik, Perjalanan dan Catatan untuk Masa Depan' di Bioskop CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Anies Telah Mengeluarkan Panduan Pembuatan SIKM Melalui JakEvo, Berikut Persyaratannya

Baca juga: Terminal Terpadu Pulo Gebang saat Hari Pertama Larangan Mudik Hanya Layani 15 Penumpang

Nobar yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan ketat ini juga diikuti oleh jajaran Kepala Pasar seluruh DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Anies mengajak warga Jakarta dan jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk menonton film Pulau Plastik. Harapannya, terbangun kesadaran, sehingga dapat menggerakkan masyarakat dan aparatur dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Aniea yakin, nobar yang juga diikuti jajaran Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan Kepala Pasar akan semakin memberikan gambaran bagaimana ke depan pengelolaan sampah di Ibu Kota.

"Kami mengajak Dinas LH, karena mereka yang mengawasi dan mengelola sampah, lalu mengajak para Kepala Pasar karena di pasar-pasar lah salah satu tempat utama penghasil sampah plastik," paparnya.

Baca juga: Sambut Harsunas, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal untuk Anak Kurang Mampu,Terapkan Prokes

Baca juga: Keluarga Awak Kapal KRI Nanggala-402 Terima Santunan Rp 720 Juta dari Empat Perusahaan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri telah memberlakukan pelarangan penggunaan kantong belanja berbahan plastik atau sekali pakai mulai 1 Juli 2020.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

"Selain itu, kami di Jakarta peduli terhadap isu lingkungan bukan hanya pemerintahannya, tetapi juga warganya, terutama, terkait residu plastik sekali pakai. Contohnya, adanya bank sampah, baik di kelurahan maupun yang diinisiasi swasta," jelasnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved