Terima Orderan 2.900 Parsel Lebaran dari 14 Perusahaan, Para Pelaku UMKM Karawang Sumringah
“Minimarket wajib masuk produk UMKM. Alhamdulillah Indomaret sudah membuat agreement,” ujar dia.
Penulis: Dedy | Editor: Dedy
WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG --- Meski di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda ini, namun para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Karawang Jawa Barat justru menuai berkah.
Para pelaku UMKM itu merasa bahagia di bulan Ramadan tahun ini karena menerima order dari 14 perusahaan di Karawang.
Keripik bolu (kribo), bolu kijing hingga bagelen turubuk adalah sebagian dari produk yang dihasilkan para pelaku UMKM.
Produk-produk itu dipesan oleh perusahaan dalam bentuk parsel Lebaran.
Ketua Forum Wirausaha Karawang (Forwika) Asep Mulyana menyebut, ada sekitar 2.900 parsel Lebaran yang dipesan 14 perusahaan di Karawang.
Seluruh isinya merupakan produk dari UMKM di Karawang.
“Ada 70 UMKM yang terlibat. Perputaran uangnya sekitar Rp 300 juta,” ujar Asep dalam acara simbolis kerja sama Pemkab Karawang dengan perusahaan dalam rangka bela beli produk UMKM Karawang di Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, Selasa (4/5) seperti dilansir Kompas.com.
Asep menyebut, para pelaku UMKM ikut merasakan tunjangan hari raya (THR).
Sebab, biasanya dalam sehari mereka memproduksi 20-30 produk. Namun, kali ini sampai 300 buah.
Produk UMKM untuk Lebaran yang merupakan pesanan sejumlah perusahaan itu dikemas di enam titik.
Setelah jadi satu, kemudian parsel tinggal disalurkan.
“Mereka melibatkan saudara hingga tetangga,” kata dia.
Asep mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Karawang yang telah memfasilitasi pembinaan hingga pemasaran produk UMKM.
Juga kepada perusahaan yang telah memesan produk warga Karawang.
Buat terobosan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/umkm-karawang.jpg)